Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Gambaran Penderita Ulkus Diabetikum yang Menjalani Tindakan Operasi Aurelia Faiza Zubir; Alimurdianis; Shinta Brisma; Aryaldy Zulkarnaini; Mutiara Anissa
Scientific Journal Vol. 3 No. 4 (2024): SCIENA Volume III No 4, July 2024
Publisher : CV. AKBAR PUTRA MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56260/sciena.v3i4.151

Abstract

Diabetes melitus adalah gangguan metabolisme kronis yang ditandai dengan hiperglikemia. Menurut WHO, sekitar 463 juta orang di seluruh dunia mengidap diabetes pada tahun 2014. Indonesia merupakan negara kelima dengan jumlah penderita diabetes tertinggi dan diperkirakan akan meningkat pada tahun 2045. Dengan meningkatnya jumlah penderita diabetes, maka angka kejadian komplikasi diabetes juga meningkat. Komplikasi jangka panjang dari diabetes melitus adalah ulkus diabetikum. Di Indonesia, ulkus diabetikum telah mencapai 25% dengan angka kejadian pada DM sebesar 15-25%. Beberapa faktor yang dapat mempengaruhi kejadian ulkus diabetikum antara lain usia, lama menderita DM, kebiasaan berolahraga, kepatuhan minum obat, penggunaan alas kaki, perawatan kaki, riwayat ulkus, dan dukungan keluarga. Ulkus diabetikum sering kali memerlukan pembedahan untuk meminimalkan nekrosis jaringan dan mengangkat jaringan yang terinfeksi. Pencegahan dan perawatan lebih lanjut penting untuk meminimalkan kekambuhan.
Edukasi dan Simulasi Penyusunan Visum et Repertum sebagai Upaya Penguatan Kompetensi Medikolegal Dokter Umum Insil Pendri Hariyani; Naima Lassie; Resti Rahmadika Akbar; Mutiara Anissa; Vina Tri Septiana
Abdika Sciena Vol 4 No 1 (2026): JURABDIKES Volume 4 No 1, Juni 2026
Publisher : CV. AKBAR PUTRA MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56260/jurabdikes.v4i1.374

Abstract

Visum et repertum (VeR) merupakan dokumen medikolegal yang memiliki peran penting dalam proses peradilan pidana. Dokter umum sebagai tenaga medis yang sering pertama kali melakukan pemeriksaan terhadap korban tindak pidana perlu memiliki pemahaman dan keterampilan dalam melakukan pemeriksaan medikolegal serta menyusun VeR secara sistematis, objektif, dan sesuai ketentuan hukum. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan penyegaran pengetahuan dan penguatan keterampilan dokter umum dalam penyusunan VeR. Kegiatan dilaksanakan di Rumah Sakit Bhayangkara TK III Padang dan diikuti oleh [jumlah peserta] dokter. Metode kegiatan berupa penyampaian materi secara interaktif, diskusi dan tanya jawab, serta simulasi penyusunan VeR berbasis kasus. Materi meliputi dasar hukum dan fungsi VeR, prinsip pemeriksaan medikolegal, teknik deskripsi luka, sistematika penyusunan VeR, dan penyusunan kesimpulan medikolegal. Selama kegiatan, peserta terlibat aktif dalam diskusi mengenai berbagai permasalahan medikolegal yang dijumpai dalam praktik. Simulasi memberikan kesempatan kepada peserta untuk menghubungkan temuan pemeriksaan medis dengan penyusunan dokumen medikolegal. Kegiatan ini menunjukkan pentingnya edukasi medikolegal berkelanjutan yang bersifat aplikatif dan berbasis kasus bagi dokter umum. Evaluasi kuantitatif belum dilakukan sehingga perubahan pengetahuan dan keterampilan peserta belum dapat diukur secara objektif.