p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Scientific Journal
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Gambaran Fungsi Kognitif Penderita Post Stroke di Poliklinik Neurolgi RSUD M. Natsir Asrizal Asril
Scientific Journal Vol. 3 No. 5 (2024): SCIENA Volume III No 5, September 2024
Publisher : CV. AKBAR PUTRA MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56260/sciena.v3i5.162

Abstract

Latar Belakang : Stroke sampai saat ini masih merupakan masalah besar, sekaligus tantangan dibidang kesehatan. Data epidemiologi dari seluruh dunia saat ini menunjukkan bahwa stroke menduduki peringkat kedua penyebab kematian dan disabilitas ketiga di dunia. Disabilitas pascastroke tidak hanya berupa gangguan fisik (motorik), namun juga gangguan kognitif.  Penderita stroke diRSUD M Natsir tahun 2023 sebanyak 580 orang yang terdiri dari stroke iskemik 484 orang dan stroke hemoragik 96 orang.Data tentang gambaran fungsi kognitif penderita post stroke di RSUD M Natsir dalam 5 tahun terakhir tidak ada.t ujuan:Mengetahuigambaran fungsi kognitif penderita post stroke di PoliklinikNeurologi RSUD M. Natsir. Metode : Studi deskriptif  kuantitatif melalui desain cross sectional dengan menggunakan data rekam medik penderita post stroke di Poliklinik Neurologi RSUD M Natsir dari bulan Januari 2024 sampai Juni 2024. Instrumen yang digunakan untuk mengetahui fungsi kognitif responden menggunakan MMSE (Mini Mental State Examination). Data penderita strokekemudiandiolahdanditampilkandalambentuknarasi dan tabel. Hasil :Padapenelitian, didapatkan 35 subjek penelitian terdiri post stroke iskemik sebanyak  20 orang (57,1 %) dan stroke hemoragik sebanyak 15 orang (42,9 %). Mayoritas penderita post stroke adalah jenis kelamin laki-laki 25 orang (71,4 %), usia terbanyak 56-65 tahun 16 orang (45,7 %), pekerjaan terbanyak pensiunan PNS 13 orang (37,2 %) dan tingkat pendidikan terbanyak SMA 15 orang (42,9%). Hasil pemeriksaan fungsi kognitif menggunakan MMSE didapatkan 18 orang (51,4%) dengan  hasil normal, 10 orang (28,6 %) dengan hasil probable gangguan kognitif dan 7 orang (20 %) dengan hasil definite gangguan kognitif . Kesimpulan : Pada penderita post stroke didapatkan hasil mayoritas fungsi kognitif normal sebanyak 18 orang (51,4%), diikuti dengan probable gangguan kognitif sebanyak 10 orang (28,6 %)dan 7 orang (20 %) dengan definite gangguan kognitif.
Gambaran Gejala Non Motorik Penderita Penyakit Parkinson di Poliklinik Neurologi RSUD M. Natsir Solok Asrizal Asril; Sari Nikmawati
Scientific Journal Vol. 4 No. 5 (2025): SCIENA Volume IV No 5, September 2025
Publisher : CV. AKBAR PUTRA MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56260/sciena.v4i5.265

Abstract

Latar Belakang: Penyakit Parkinson adalah penyakit degenerasi otak yang terbanyak kedua, setelah penyakit Dementia Alzheimers. Penyakit Parkinson ini juga merupakan penyakit yang tingkat insidensinya bertambah banyak setiap tahun. Penyakit Parkinson sendiri memiliki dimensi gejala yang sangat bervariasi antara satu pasien dengan pasien lainnya. Gejalanya pun cukup beragam, yang meliputi gejala motorik maupun gejala non-motorik. Gejala tersebut seiring waktu akan mengalami progresifitas atau perburukan, yang mana hal tersebut dapat mengganggu kualitas hidup pasien. Data gambaran gejala non motorik Penyakit Parkinson di RSUD M. Natsir belum ada. Tujuan: Mengetahui gambaran gejala non motorik Penyakit Parkinson Di Poliklinik Neurologi RSUD M Natsir Solok. Metode : Studi deskriptif  kuantitatif melalui desain cross sectional dengan menggunakan data rekam medik penderita Parkinson di Poliklinik Neurologi RSUD M. Natsir dari bulan Januari 2025 sampai Juni 2025.  Data penderita kemudian diolah dan ditampilkan dalam bentuk narasi dan tabel. Hasil : Pada penelitian ini didapatkan 30 subjek penelitian penderita parkinson dengan  gejala non motorik 22 orang (73 %) dan tanpa gejala non motorik 8 orang (27%). Mayoritas penderita parkinson adalah jenis kelamin perempuan sebanyak 17 orang (57 %), usia terbanyak 60-69 tahun sebanyak 12 orang (40 %), pekerjaan terbanyak pensiunan PNS sebanyak 11 orang (36 %) dan tingkat pendidikan terbanyak SMA sebanyak 11 orang (37 %). Gejala non motorik didapatkan  nyeri  (37 %), gangguan tidur (14 %), hipersalivasi  (14 %), demensia  (9 %), gangguan gastrointestinal (9 %), dan gangguan berkemih (9 %), depresi (4 %), dan disfagia (4 %). Kesimpulan : Pada penelitian ini didapatkan hasil gejala non motorik Penyakit Parkinson adalah  nyeri (37 %), gangguan tidur (14 %), hipersalivasi (14 %), demensia (9 %), gangguan gastrointestinal (9 %), dan gangguan berkemih  (9 %), depresi  (4 %), dan disfagia (4 %).