This Author published in this journals
All Journal Scientific Journal
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Dukungan Sosial dengan Perilaku Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di Wilayah Kerja Puskesmas Sememi Yulia Nurlaela Rizkha; Hanna Tabita Hasianna Silitonga; Cempaka Harsa Sekarputri; Hebert Adrianto; Antonius Yansen Suryadarma
Scientific Journal Vol. 5 No. 1 (2026): SCIENA Volume V No 1, January 2026
Publisher : CV. AKBAR PUTRA MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56260/sciena.v5i1.303

Abstract

- Latar Belakang: Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat utama di Indonesia. Keberhasilan pengendalian vektor, khususnya melalui program Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN), sangat bergantung pada perilaku masyarakat yang dilakukan secara konsisten. Salah satu faktor eksternal yang berperan dalam membentuk dan mempertahankan perilaku PSN adalah dukungan sosial, yang dapat meningkatkan motivasi serta partisipasi kolektif masyarakat dalam upaya pencegahan DBD. Tujuan penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara dukungan sosial dengan perilaku PSN pada masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Sememi, Surabaya. Metode: Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 60 responden yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstandar dan tervalidasi untuk mengukur tingkat dukungan sosial dan perilaku PSN dan dihitung menggunakan. Analisis data dilakukan menggunakan uji chi-square dengan tingkat signifikansi p < 0,05. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki dukungan sosial yang baik (73,3%) dan perilaku PSN yang baik (81,7%). Uji statistik menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan sosial dan perilaku PSN (p < 0,05). Kesimpulan: Dukungan sosial memiliki peran penting dalam meningkatkan dan mempertahankan perilaku PSN di masyarakat. Keterlibatan berkelanjutan dari keluarga, tokoh masyarakat, dan tenaga kesehatan diperlukan untuk memperkuat motivasi sosial dan mendorong tindakan kolektif dalam program pencegahan DBD.