Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ABO-Vision: Automatic Blood Type Detection with YOLOv4-Tiny and Morphological Image Processing Ita Mubarokah; Thia Anissa; Ahmad Khumedillah Irfa'i
G-Tech: Jurnal Teknologi Terapan Vol 9 No 3 (2025): G-Tech, Vol. 9 No. 3 July 2025
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat, Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/g-tech.v9i3.7475

Abstract

Blood is a red-colored fluid in the human body that plays a crucial role in maintaining the immune system. According to the ABO system, blood is classified into four main types: A, AB, B, and O. This classification is essential for facilitating blood transfusions. Currently, blood type determination is still performed manually by healthcare professionals, who observe the presence or absence of clumping (agglutination) in the blood when it reacts with specific antigens.Numerous studies have been conducted to support and enhance healthcare services, particularly as technological advancements continue to grow rapidly across various fields. In the medical field, these advancements have led to the development of increasingly sophisticated medical devices, including blood type detection tools. These devices typically use manual optical sensors to read blood agglutination by detecting changes in light intensity. However, such devices are not fully automated and still require human intervention, making them prone to human error. Today, automated blood type detection systems utilizing cameras and smartphones—integrated with various image processing methods and Artificial Intelligence (AI) are being increasingly developed. Therefore, this study focuses on the development of a blood type detection model that combines image processing and Deep Learning (DL) to support an intelligent, fast, and efficient healthcare system, achieving a detection accuracy of 98%.
Implementasi dan Edukasi Penerangan Jalan Umum Otomatis di RT/RW 002/001, Kelurahan Kalanganyar, Kecamatan Taktakan Serang Banten Siti Hajar Juliatiza; Thia Anissa; Ita Mubarokah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 3 (2026): Mei
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i3.4339

Abstract

Penerangan Jalan Umum (PJU) memiliki peran penting dalam meningkatkan keamanan, kenyamanan, dan mobilitas masyarakat pada malam hari. Namun, wilayah RT/RW 002/001 Kelurahan Kalanganyar, Kecamatan Taktakan, Kota Serang masih mengalami keterbatasan penerangan jalan, khususnya pada jalur yang berada di area sepi dan dekat pemakaman, sehingga menimbulkan rasa kurang aman bagi masyarakat dan santri yang melintas. Selain itu, kendala pemeliharaan lampu akibat posisi instalasi yang tinggi menjadi permasalahan yang menghambat keberlanjutan fungsi penerangan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas penerangan jalan, mempermudah proses pemeliharaan sistem PJU, serta meningkatkan pemahaman dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan fasilitas penerangan berbasis teknologi tepat guna. Solusi yang diterapkan berupa pemasangan PJU berbasis tiang multifungsi yang dilengkapi pijakan besi sebagai tangga permanen serta sensor cahaya (photocell) untuk pengoperasian lampu secara otomatis dan efisien. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi permasalahan, perencanaan teknis, instalasi sistem, pelibatan masyarakat, serta evaluasi melalui pretest dan posttest berbasis skala Likert. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sistem yang diterapkan berhasil meningkatkan kualitas pencahayaan jalan, mempermudah proses pemeliharaan, dan meningkatkan rasa aman masyarakat. Evaluasi kuantitatif menunjukkan peningkatan nilai rata-rata pemahaman masyarakat dari 2,81 pada pretest menjadi 4,20 pada posttest dengan gain sebesar 49,47% yang termasuk kategori sedang–tinggi. Hasil ini menunjukkan bahwa pendekatan partisipatif berbasis praktik efektif dalam meningkatkan kapasitas masyarakat sekaligus mendukung keberlanjutan pengelolaan PJU secara mandiri