Penerangan Jalan Umum (PJU) memiliki peran penting dalam meningkatkan keamanan, kenyamanan, dan mobilitas masyarakat pada malam hari. Namun, wilayah RT/RW 002/001 Kelurahan Kalanganyar, Kecamatan Taktakan, Kota Serang masih mengalami keterbatasan penerangan jalan, khususnya pada jalur yang berada di area sepi dan dekat pemakaman, sehingga menimbulkan rasa kurang aman bagi masyarakat dan santri yang melintas. Selain itu, kendala pemeliharaan lampu akibat posisi instalasi yang tinggi menjadi permasalahan yang menghambat keberlanjutan fungsi penerangan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas penerangan jalan, mempermudah proses pemeliharaan sistem PJU, serta meningkatkan pemahaman dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan fasilitas penerangan berbasis teknologi tepat guna. Solusi yang diterapkan berupa pemasangan PJU berbasis tiang multifungsi yang dilengkapi pijakan besi sebagai tangga permanen serta sensor cahaya (photocell) untuk pengoperasian lampu secara otomatis dan efisien. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi permasalahan, perencanaan teknis, instalasi sistem, pelibatan masyarakat, serta evaluasi melalui pretest dan posttest berbasis skala Likert. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sistem yang diterapkan berhasil meningkatkan kualitas pencahayaan jalan, mempermudah proses pemeliharaan, dan meningkatkan rasa aman masyarakat. Evaluasi kuantitatif menunjukkan peningkatan nilai rata-rata pemahaman masyarakat dari 2,81 pada pretest menjadi 4,20 pada posttest dengan gain sebesar 49,47% yang termasuk kategori sedang–tinggi. Hasil ini menunjukkan bahwa pendekatan partisipatif berbasis praktik efektif dalam meningkatkan kapasitas masyarakat sekaligus mendukung keberlanjutan pengelolaan PJU secara mandiri
Copyrights © 2026