Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Structural Analysis of Compressor Connecting Rod Using Finite Element Simulation in SolidWork Luchyto Chandra Permadi; Bella Cornelia Tjiptady; Ratna Fajarwati Meditama; Kiki Darmawan; Mojibur Rohman; Faisol Khoufi Asshadiqi; Candra Pradhana
G-Tech: Jurnal Teknologi Terapan Vol 9 No 3 (2025): G-Tech, Vol. 9 No. 3 July 2025
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat, Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/g-tech.v9i3.7504

Abstract

The connecting rod in a compressor plays a critical role in transmitting the reciprocating motion from the piston to the crankshaft, making it a vital component that is constantly subjected to cyclic loads and stresses. This study aims to evaluate the structural strength and reliability of a compressor connecting rod by utilizing Finite Element Analysis (FEA) through SolidWorks Simulation software. The connecting rod was modeled with realistic geometric dimensions and material properties commonly used in household refrigerator compressors, such as aluminum alloys or medium-carbon steel. The simulation was performed by applying realistic boundary conditions, including compressive forces, reaction loads from the crankshaft, and constraints reflecting actual operational conditions. The results of the finite element simulation provided insights into the stress distribution, deformation patterns, and safety factors of the connecting rod under various load conditions. The maximum von Mises stress was identified in the transition area between the rod and the crank pin, which is consistent with typical failure points found in previous studies. From the analysis, it was concluded that the existing design provides an acceptable safety factor under normal working conditions, but optimizations in material thickness and fillet radius at critical regions could further enhance durability and reduce the risk of fatigue failure. This study highlights the importance of structural analysis in improving the reliability and longevity of compressor components through simulation-based design validation.
Penguatan Kompetensi Guru SD dan MI Melalui Pelatihan Gamelan Berbasis Kolaborasi Perguruan Tinggi dan Yayasan Budaya di Kota Malang Ary Kusuma Purwady; Ratna Fajarwati Meditama; Luchyto Chandra Permadi; Bella Cornelia Tjiptady; Nur Al Maida; Candra Pradhana
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9 No 1 (2026): At-Tamkin - Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (Juni 2026)
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33379/at-tamkin.v9i1.10646

Abstract

Pelestarian gamelan sebagai warisan budaya Jawa memerlukan peran aktif dunia pendidikan melalui peningkatan kompetensi guru dalam pembelajaran berbasis budaya. Namun, sebagian guru Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) masih memiliki keterbatasan pengetahuan dan keterampilan dalam mengenalkan gamelan kepada peserta didik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru SD dan MI melalui pelatihan gamelan berbasis kolaborasi antara Universitas Islam Raden Rahmat (UNIRA) Malang dan Yayasan Purwasaba Ananta sebagai mitra yang memiliki Laboratorium Gamelan di Perum LPK 1 Mulyorejo, Kota Malang. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi kebutuhan peserta, penyampaian materi mengenai nilai budaya dan dasar-dasar gamelan, praktik memainkan instrumen gamelan, pendampingan pembelajaran, serta evaluasi kompetensi peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman guru mengenai filosofi dan teknik dasar permainan gamelan, meningkatnya keterampilan praktik memainkan instrumen gamelan, serta tumbuhnya kesiapan guru untuk mengintegrasikan seni gamelan dalam kegiatan pembelajaran di sekolah. Selain meningkatkan kompetensi peserta, program ini juga memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, yayasan budaya, dan satuan pendidikan dalam mendukung pelestarian budaya Jawa secara berkelanjutan melalui pendidikan. Model pelatihan ini berpotensi direplikasi sebagai bentuk penguatan pendidikan berbasis budaya di berbagai daerah