p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Cendekia
Khairul Azmi
Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdaltul Ulama Al-Mahsuni

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Antara Gaya Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Kinerja Guru di Sekolah Dasar Negeri Kota Mataram Khairul Azmi; Lalu Ibrohim Burhan
CENDEKIA : Jurnal Pendidikan Terintegrasi Vol. 1 No. 1 (2025): Transformasi Pendidikan Inklusif Berbasis Kearifan Lokal dan Digitalisasi Pembe
Publisher : PT. LIB Research Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63982/myxvxc64

Abstract

Gaya kepemimpinan kepala sekolah merupakan faktor strategis dalam menciptakan iklim kerja yang produktif dan mendukung kinerja guru di lingkungan sekolah dasar. Di tengah tuntutan transformasi pendidikan dan implementasi Kurikulum Merdeka, kepemimpinan yang visioner dan partisipatif menjadi semakin relevan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara gaya kepemimpinan kepala sekolah, khususnya gaya transformasional, dan kinerja guru di Sekolah Dasar Negeri Kota Mataram. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel berjumlah 100 guru dipilih secara purposive dari berbagai SDN di Kota Mataram berdasarkan kriteria tertentu. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner berskala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner serta observasi terbatas dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson dengan syarat asumsi normalitas dan linearitas terpenuhi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara gaya kepemimpinan transformasional kepala sekolah dengan kinerja guru (r = 0,65; p < 0,05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah semakin tinggi kualitas gaya kepemimpinan transformasional, maka semakin tinggi pula kinerja guru yang dihasilkan. Temuan ini berkontribusi pada penguatan literatur empiris mengenai pentingnya pengembangan kapasitas kepemimpinan kepala sekolah sebagai fondasi peningkatan mutu pendidikan dasar
Kecerdasan Emosional sebagai Prediktor Disiplin Belajar Mahasiswa pada Masa Pascapandemi: Sebuah Studi Regresi Linier Dadang Warta Chandra Wirakesuma; Khairul Azmi; Lalu Ibrohim Burhan
CENDEKIA : Jurnal Pendidikan Terintegrasi Vol. 1 No. 2 (2025): Transformasi Pendidikan Inklusif Berbasis Kearifan Lokal dan Digitalisasi Pembe
Publisher : PT. LIB Research Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63982/29cmn966

Abstract

The post-pandemic transformation of education has created new challenges for university students in adapting to shifting learning rhythms and increasing emotional pressures. Emotional intelligence is believed to play a vital role in shaping consistent and adaptive learning discipline during this transition period. This study aimed to assess the influence of emotional intelligence on students' learning discipline in the context of the post-pandemic adjustment. A quantitative correlational approach was employed, involving 148 purposively selected students from various academic programs. Data was collected using two validated psychometric instruments: an emotional intelligence scale based on Goleman and Bar-On's framework, and a learning discipline scale developed by the researchers. Simple linear regression analysis was used, preceded by classical assumption testing to ensure model validity. The results indicated a significant influence of emotional intelligence on learning discipline (β = 0.487; R² = 0.237; p < 0.05). These findings highlight the importance of enhancing EI to support disciplined academic behavior among students. This study contributes to the development of emotional intelligence-based intervention programs in higher education in the post-pandemic era.   Abstract Transformasi pendidikan pascapandemi telah menciptakan tantangan baru bagi mahasiswa dalam menyesuaikan diri terhadap ritme belajar yang berubah dan tekanan emosional yang meningkat. Kecerdasan emosional diyakini berperan penting dalam membentuk disiplin belajar yang konsisten dan adaptif pada masa transisi ini. Penelitian ini bertujuan untuk menilai pengaruh kecerdasan emosional terhadap disiplin belajar mahasiswa pada masa adaptasi kehidupan baru. Pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional digunakan, dengan partisipasi 148 mahasiswa dari berbagai program studi yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan menggunakan dua skala psikometrik: skala kecerdasan emosional berdasarkan teori Goleman dan Bar-On, serta skala disiplin belajar yang dikembangkan oleh peneliti. Analisis data dilakukan melalui regresi linier sederhana, dengan uji asumsi klasik untuk memastikan validitas model. Hasil menunjukkan bahwa kecerdasan emosional berpengaruh signifikan terhadap disiplin belajar (β = 0,487; R² = 0,237; p < 0,05). Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan EI dalam mendukung perilaku belajar mahasiswa yang disiplin. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan program intervensi berbasis kecerdasan emosional di lingkungan pendidikan tinggi pascapandemi.