Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sosialiasi Penunjang Kelancaran Pelayaran Nelayan Purse Seine Kilensari Situbondo Dyah Silvana Amalia; Winasis Yulianto
GUNAVATTA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 01 (2025): Gunavatta : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Lembaga Penjaminan Mutu Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/gunavatta.v1i01.5929

Abstract

Purse Seine Ship Fishermen are fishermen who sail using a ship with fishing gear whose main tool is a net, used to catch large fish or small fish according to size and quantity. Fishermen in looking for fish need to be equipped with skills in the field of ship engine maintenance as a vehicle used by fishermen to catch fish and operate fishing gear, especially purse seine. This community service is carried out by providing training and maintenance of one-cylinder boat engines on two fishing boats that are damaged. This activity was attended by all fishermen and received good appreciation, and the community was greatly helped by this training. The results of this training have a good impact on the community. In the evaluation results, the fishermen can repair and maintain their boats independently.
TINJAUAN SENGKETA TATA USAHA NEGARA OLEH YURISDIKSI TATA USAHA NEGARA DI INDONESIA Winasis Yulianto; Dyah Silvana Amalia
FENOMENA Vol 19 No 01 (2025): MEI
Publisher : Fakultas Hukum - Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/fenomena.v19i01.6456

Abstract

Empat kali Perubahan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945, untuk selanjutnya disebut UUD NRI Tahun 1945, melahirkan sistem check and balances antar lembaga negara. Sistem ini berbeda jauh bilamana dibandingkan dengan sistem sebelumnya yang meletakkan Majelis Permusyawaratan Rakyat sebagai lembaga tertinggi di Indonesia. Dalam sistem check and balances, semua lembaga negara menjadi sejajar, mengingat tidak ada lagi lembaga tertinggi negara. Penulisan ini mengukan permasalahan bagaimana keberadaan penugujian KTUN di N. Hasil studi bahwa pengujian KTUN DI PTUN membuat lebih dirumit system pengujian penyertaan Perundang-Undangan di Indonesia.