Rahma Ayu Dwitasari
Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kedudukan Hukum Waris Perempuan dan Janda dalam Adat Batak Vincentius Yohannes Ghanksar YuriSatrio Longit; Rahma Ayu Dwitasari
Indonesian Journal of Social Sciences and Humanities Vol. 3 No. 2 (2023): Juli - Desember 2023
Publisher : Indonesian Publication Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hukum waris adat merupakan suatu aturan yang dibentuk untuk suatu proses pemindahan hak-hak harta barang benda atau barang yang tidak berwujud dari umat manusia yang telah wafat lalu diserahkan terhadap seorang yang berhak menerimanya atau biasa disebut ahli warisnya. Pembagian hak waris di Indonesia terbagi atas beberapa sumber yaitu hukum waris berdasar KUHperdata, hukum waris adat, hukum waris islam, Dimana pada suatu hukum waris adat secara pembagiannya terdiri atas 3 bentuk kekeluargaan yang adalah patrilineal,, matrilineal, dan parental, Dimana dari beberapa bentuk kekeluargaan itu dapat mempunyai corak pembagian yang berbeda, anak kandung yang telah terlahir dari ibu dan ayah kandungnya biasanya dapat menjadi hak ahli waris harta peninggalan orang tuanya yang telah wafat dan anak yang tidak sedarah / anak angkat dapat juga menerima waris dari orang tua angkatnya, namun mereka tidak dapat mewarisi dari orang tua kandungnya.