Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

EVALUATING TOLL-ROAD REVENUE PERFORMANCE AND RISK FACTORS THROUGH MONTE CARLO SIMULATION: CASE-BASED LEARNING IN ENGINEERING ECONOMICS Fiska Chintya Ezra Pangalila; CLAUDIA TALITA DARIWU; Kindly Anugerah Imanuel Pangauw
EDUCATIONE Volume 4, Issue 1, January 2026
Publisher : CV. TOTUS TUUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59397/edu.v4i1.178

Abstract

Although the Manado–Bitung Toll Road is a National Strategic Project intended to improve connectivity and logistics efficiency in North Sulawesi, realized revenues have not yet covered operating and maintenance expenditures, raising uncertainty about investment recovery within the 50-year concession period. This study evaluates the project’s financial feasibility based on realized revenue performance and examines how key risk factors influence break-even and payback prospects. Using realized financial data from October 2020 to June 2025, the analysis applies cash-flow assessment, Break-Even Point (BEP), and Payback Period indicators, complemented by Quantitative Risk Analysis (QRA) with Monte Carlo simulation to model uncertainty in revenue growth, policy conditions, user behavior, and maintenance costs. The findings show cumulative revenue of IDR 232.75 billion against operating costs of IDR 253.56 billion, resulting in a persistent cash-flow deficit and a negative interim BEP. Monte Carlo outputs suggest that break-even is most likely to occur near the end of the concession (around year 48), with an estimated profitability probability of only 28% under the current trajectory, and the most influential risks are annual revenue growth and government policy/regulation, followed by user behavior and maintenance-cost escalation. The study concludes that while the project has high strategic value, it is not financially feasible in the medium term without intervention; therefore, policy support is needed to strengthen Bitung SEZ-driven logistics demand, improve traffic capture, and implement structured risk mitigation and efficiency measures. Future research should incorporate discounted cash-flow metrics (NPV/IRR), test alternative policy scenarios (tariff adjustments and incentives), and integrate broader socio-economic benefits into investment appraisal.
Penanaman Karakter Peduli Lingkungan Melalui Introduksi Teknologi Ecobrick pada Siswa Sekolah Menengah Pertama Di Kecamatan Wanea, Kota Manado Yosia Nico Wijaya; Maria Runtuwene; Claudia Talita Dariwu; Angelina Holiyono; Charlita Valentine Paath; Natalie Gwyneth Rumampuk
INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 10 No 1 (2026): JANUARI - JULI
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/integritas.v10i1.7552

Abstract

Kecamatan Wanea, Kota Manado, menghadapi tantangan akumulasi sampah plastik yang signifikan seiring dengan tingginya kepadatan penduduk. Rendahnya kesadaran dan minimnya keterampilan generasi muda dalam mengelola limbah menjadi faktor penghambat penanganan masalah ini. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk menanamkan karakter peduli lingkungan dan mengintroduksi teknologi tepat guna Ecobrick kepada siswa SMP Negeri 7 Manado sebagai solusi alternatif pengelolaan sampah. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Learning and Action (PLA) yang meliputi tiga tahapan utama: (1) Sosialisasi edukatif mengenai bahaya sampah dan konsep 3R; (2) Pelatihan teknis pembuatan Ecobrick terstandarisasi; dan (3) Pendampingan intensif serta evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada literasi ekologis dan kompetensi teknis siswa. Berdasarkan evaluasi pre-test dan post-test, rata-rata pengetahuan siswa secara keseluruhan meningkat dari 34% menjadi 77%. Selain itu, siswa berhasil memproduksi botol Ecobrick yang memenuhi standar kualitas konstruksi. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa introduksi teknologi sederhana melalui pendekatan partisipatif efektif mengubah paradigma siswa dari pasif menjadi agen perubahan yang aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan sekolah.
Ecobrick Sebagai Media Penguatan Karakter Peduli Lingkungan Generasi Muda di Sekolah Menengah Atas Kota Manado Yosia Nico Wijaya; Maria Runtuwene; Claudia Talita Dariwu; Daniel Harvey Tulis; Brenda Risita Sigar; Ni Wayan Christy Rilliane Nucivera Adnyana; Angelina Holiyono; Charlita Valentine Paath; Natalie Gwyneth Rumampuk
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 1 (2026): Edisi Januari - April
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sekolah Menengah Atas (SMA) memiliki peran strategis dalam membentuk agen perubahan lingkungan, namun seringkali terkendala oleh kesenjangan antara kesadaran teoritis dan aksi nyata. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memperkuat karakter peduli lingkungan dan meningkatkan kompetensi teknis pengelolaan sampah plastik melalui teknologi Ecobrick pada siswa SMA Negeri 7 Manado. Mitra sasaran adalah 25 siswa anggota komunitas Green Community yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Learning and Action (PLA) yang terdiri dari tiga tahapan: (1) Sosialisasi dan asesmen awal; (2) Pelatihan teknis pembuatan Ecobrick sesuai standar global; dan (3) Pendampingan produksi serta evaluasi mutu. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa meskipun kesadaran dasar siswa terhadap bahaya sampah sudah mencapai 100% sejak awal, intervensi pelatihan berhasil meningkatkan pemahaman teknis pembuatan Ecobrick secara signifikan dari 20% menjadi 57%. Selain itu, siswa berhasil memproduksi Ecobrick berkualitas standar yang siap dirangkai menjadi furnitur sekolah. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa pelatihan teknis intensif efektif menjembatani kesenjangan pengetahuan-aksi (knowledge-action gap) dan mentransformasi siswa menjadi produsen solusi lingkungan yang mandiri.