Nurul Mawaddah
UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Perdagangan Saham sebagai Instrumen Pertumbuhan Ekonomi: Analisis Risiko dan Stabilitas Pasar di Indonesia Mukti Alfattah; Nurul Mawaddah; Gunawan Gunawan; Rahma Anidra Harahap; Muhammad Yusuf; Nursania Dasopang
Jurnal Bisnis dan Ekonomi Islam Vol 1 No 1 (2025): Jurnal Bisnis dan Ekonomi Islam
Publisher : PT Anugerah Literasi Indomedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pasar saham di Indonesia berperan penting dalam mendukung pembangunan ekonomi, namun juga menghadapi risiko volatilitas yang dapat mengganggu stabilitas sistem keuangan nasional. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis peran perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam mendukung pertumbuhan ekonomi sekaligus mengevaluasi potensi risikonya terhadap stabilitas pasar keuangan. Fokus utama penelitian ini adalah bagaimana dinamika perdagangan saham, melalui mobilisasi modal, perilaku investor, dan pengaruh kebijakan makroekonomi, membentuk keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan stabilitas pasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif-kualitatif dengan metode studi pustaka, memanfaatkan data sekunder dari Bursa Efek Indonesia, Bank Indonesia, OJK, BPS, serta literatur akademik dan media kredibel. Analisis dilakukan melalui content analysis dan thematic analysis terhadap data pasar, kebijakan publik, dan persepsi investor selama periode 2018–2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun perdagangan saham telah mendorong partisipasi investor domestik dan inklusi keuangan, pasar tetap rentan terhadap gejolak akibat ketidakpastian kebijakan, sentimen jangka pendek, dan dominasi investor asing. Kesimpulannya, perdagangan saham di Indonesia memiliki peran dualistik: sebagai sarana pertumbuhan ekonomi dan potensi sumber instabilitas keuangan. Oleh karena itu, dibutuhkan kebijakan yang terintegrasi antara penguatan tata kelola pasar, perlindungan investor, dan stabilitas makroekonomi untuk menjadikan perdagangan saham sebagai instrumen pembangunan yang berkelanjutan.