Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Manajemen Konflik: Meningkatkan Kinerja Guru Melalui Penyelesaian Perbedaan Muh. Aidil Fitra; Maychilyana Dwi Christine Mile; Khusnul Wafiah Nabilah Hawa; Feronika; Khalifah Tul Jannah; Rezky Eka Wardana; Nur Afni Indahari Arifin; Ahmad Ridfah
Gudang Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): GJPM - Juli
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjpm.v4i2.2137

Abstract

Konflik merupakan bagian dari interaksi sosial yang dapat muncul akibat perbedaan pandangan, nilai, kebutuhan, dan tujuan, termasuk dalam lingkungan pendidikan. Di sekolah, konflik yang tidak dikelola dengan baik dapat menghambat kerja sama, menurunkan kualitas komunikasi, dan berdampak pada kinerja guru maupun pegawai. Oleh karena itu, pemahaman mengenai manajemen konflik penting diberikan agar konflik tidak hanya dipandang sebagai masalah yang harus dihindari, tetapi sebagai situasi yang perlu dikelola secara bijak dan konstruktif. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman guru dan pegawai mengenai manajemen konflik melalui seminar psikoedukasi. Kegiatan diikuti oleh 19 peserta dari berbagai tingkatan jabatan di lingkungan sekolah. Materi yang diberikan mencakup faktor penyebab konflik, dampak konflik dalam organisasi, serta strategi manajemen konflik yang meliputi menghindari, mengakomodasi, mengkompromikan, berkompetisi, dan mengkolaborasikan. Evaluasi kegiatan menunjukkan bahwa seminar psikoedukasi memberikan manfaat bagi peserta, terutama dalam meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya mengelola perbedaan dan memilih strategi penyelesaian konflik yang sesuai dengan situasi. Dengan demikian, psikoedukasi melalui seminar dapat menjadi salah satu upaya untuk membantu guru dan pegawai mengembangkan keterampilan dasar dalam mengelola konflik di lingkungan pendidikan.
Influence of Work Gratitude and Social Support on Subjective Well-Being of Healthcare Workers in DKI Jakarta Rezky Eka Wardana
SOCIETIES: Journal of Social Sciences and Humanities Vol 6, No 1 (2026): SOCIETIES: Journal of Social Sciences and Humanities
Publisher : SOCIETIES: Journal of Social Sciences and Humanities

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/societies.v6i1.86719

Abstract

Abstract. This research investigates the contribution of work gratitude and social support to subjective well-being among healthcare workers and volunteers in the Jabodetabek region. Individuals working in healthcare and volunteer roles are frequently exposed to intensive workloads and psychological strain, which may influence how they perceive and evaluate their overall quality of life. Employing a quantitative correlational approach, data were obtained from 250 respondents using self-report questionnaires assessing subjective well-being, work gratitude, and perceived social support. The collected data were analyzed through descriptive statistical techniques and multiple regression analysis. The findings demonstrate that work gratitude and social support jointly exert a significant influence on subjective well-being (R² = 0.354, p < 0.001). Further regression analyses indicate that work gratitude positively and significantly predicts subjective well-being (β = 0.372, p < 0.001), while social support also shows a positive and significant predictive effect (β = 0.341, p < 0.001). Additional analyses reveal that the magnitude of these relationships varies according to gender, occupational category, and age group. Overall, the results underscore the relevance of both internal psychological resources and external social factors in fostering subjective well-being among healthcare workers and volunteers. These findings position work gratitude and social support as key determinants of subjective well-being within occupational settings. Keywords: work gratitude; social support; subjective well-being; healthcare workers; volunteers