Rahel Rahel
Universitas Negeri Makassar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Media Visual Sebagai Sarana Pembelajaran Gerakan Shalat pada Anak Down Syndrome di KOADS Sulawesi Selatan Rahel Rahel; Alda Dwi Yanti; Mufaiqatul Aulia; Haerani Nur; Kurniati Zainuddin
Jurnal Kebajikan: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 4 (2025): AGUSTUS
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jk.v3i4.79336

Abstract

Anak down syndrome merupakan salah satu kelompok anak berkebutuhan khusus yang mengalami keterlambatan mental akibat kelainan genetik trisomi 21. Kondisi ini menyebabkan hambatan dalam kemampuan intelektual, kognitif, motorik, dan spiritual, termasuk dalam mempelajari ibadah shalat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pendampingan pembelajaran gerakan shalat pada anak down syndrome melalui pemanfaatan media visual di Komunitas Orang Tua dengan Anak Down Syndrome (KOADS) Sulawesi Selatan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi langsung selama proses pembelajaran. Media visual berupa gambar urutan gerakan shalat diterapkan dengan teknik modeling, di mana anak mengamati dan menirukan gerakan secara bertahap dengan didampingi oleh pendamping. Proses pembelajaran dilakukan secara berulang untuk memperkuat memori visual-spasial anak. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pada tahap awal, anak hanya mampu melakukan beberapa gerakan dasar seperti i'tidal, ruku', dan sujud. Setelah pembelajaran menggunakan media visual disertai pendampingan dan pengulangan, anak menunjukkan peningkatan signifikan dalam memperhatikan, mengingat, dan menirukan urutan gerakan shalat secara lebih lengkap dan tepat. Anak terlihat lebih fokus ketika gambar diperlihatkan satu persatu dengan arahan verbal dari pendamping. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah media visual yang sederhana, konkret, dan sesuai dengan karakteristik belajar anak down syndrome dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran gerakan shalat, sehingga metode ini dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran keagamaan bagi anak berkebutuhan khusus.