Sri Putri Rahayu
Fakultas Psikologi, Universitas Negeri Makassar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Psikoedukasi Prokrastinasi pada Siswa SMKN 3 Gowa: Memahami Pola, Dampak, dan Solusinya Irdianti Irdianti; Sri Putri Rahayu; Hilda Sulistiani; Nardi Nardi; Muh Adri Latif; Muh Ainun
Jurnal Kebajikan: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2025): NOVEMBER
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jk.v4i1.78806

Abstract

Prokrastinasi adalah penundaan sukarela terhadap suatu tindakan yang seharusnya dikerjakan, meskipun individu mengetahui bahwa penundaan tersebut dapat menimbulkan konsekuensi negatif. Prokrastinasi akademik merupakan permasalahan yang cukup menonjol karena berdampak pada penurunan prestasi belajar, kedisiplinan, serta kesejahteraan psikologis siswa. Observasi awal menunjukkan bahwa siswa SMKN 3 Gowa memiliki kecenderungan menunda pekerjaan sekolah maupun tugas praktik, sehingga diperlukan intervensi edukatif untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman mengenai perilaku tersebut. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan psikoedukasi mengenai konsep prokrastinasi, bentuk-bentuk perilaku menunda, faktor internal maupun eksternal yang memengaruhinya, serta membantu siswa mengenali tanda-tanda prokrastinasi pada diri sendiri dan memahami dampaknya terhadap proses belajar, dan strategi untuk mengatasi prokrastinasi secara adaptif. Kegiatan pengabdian dilaksanakan melalui empat tahap, yaitu (1) eksplorasi pengalaman siswa terkait kebiasaan menunda dan situasi pemicunya; (2) pemaparan materi mengenai konsep, faktor penyebab, dan dampak prokrastinasi; (3) latihan strategi pengelolaan, seperti time blocking, mengerjakan tugas kecil terlebih dahulu, serta restrukturisasi kognitif; dan (4) evaluasi melalui post-test. Sebanyak 50 siswa aktif SMKN 3 Gowa berpartisipasi dalam kegiatan ini. Hasil pre-test menunjukkan bahwa sebagian besar siswa belum mengenal istilah prokrastinasi maupun memahami akar penyebabnya. Setelah mengikuti psikoedukasi, siswa menunjukkan peningkatan pemahaman mengenai konsep, faktor pemicu, serta strategi mengatasi prokrastinasi. Kesimpulannya, program psikoedukasi efektif dalam meningkatkan literasi psikologis siswa dan mendorong perubahan perilaku ke arah yang lebih adaptif.