Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pelatihan Penanggulangan Bencana untuk Gampong Tangguh Bencana M Sayuti; Muhammad Daud; Arnawan Hasibuan; Widyana Verawaty Siregar; Mariyudi Mariyudi; Cindeni Puspasari; Rizky Almunadiyansyah; Fahrian Roid; Nyak Qurratu Aini
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Vol 4, No 3 (2024): Desember 2024
Publisher : Yayasan Lembaga Riset dan Inovasi Dikara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aceh merupakan salah satu daerah yang sering terjadi bencana, baik Gempa, banjir, kebakaran, dan Tsunami. Kemudian Aceh juga memiliki gunung berapi dan juga berada di Kawasan pesisir. Lhokseumawe juga merupakan daerah yang berdampak terhadap gempa dan juga daerah Industri Kimia dasar dan Industri Gas. Oleh karena itu Lhokseumawe merupakan daerah yang rawan bencana yang harus di waspadai, seperti Gempa, Banjir, Bocoran Gas dan ledakan serta kebakaran. Untuk pengurangan risiko bencana yang dimaksud, pengabdian masyarakat dari perguruan tinggi dilaksanakan untuk mendorong terciptanya Masyarakat 6 (enam) Gampong lingkungan Universitas Malikussaleh wilayah Kota Lhokseumawe, yakni Gampong Blang Pulo, Gampong Padang Sakti, Gampong Batuphat Timur, Gampong Batuphat Barat, Gampong Lancang Garam, Gampong Uteun Kot yang aman dan tangguh terhadap bencana. Gampong lingkungan merupakan salah satu Gampong yang menjadi perhatian Universitas Malikussaleh. Didalam pelaksanaannya akan di latih 6 orang setiap Gampong, sehingga total partisipasi masyarakat lingkungan sebanyak 36 orang. Masyarakat Gampong disekitar kampus masih belum memahami seutuhnya tentang penanggulangan bencana alam, daerah ini merupakan salah satu wilayah yang rawan akan terajadinya bencana alam. Sehubungan dengan ini program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) memberikan jalan keluar untuk permasalahan ini dengan cara memberikan pelatihan kepada masyarakat dalam mewujudkan Gampong tangguh bencana berbasis masyarakat sebagai objek pengabdian pada masyarakat agar menjadi Gampong tangguh bencana. Tujuan Gampong tangguh bencana adalah untuk penguatan pengetahuan, keterampilan, dan perilaku pengurangan resiko terhadap bencana alam maupun bencana yang bersifat human error. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini dilaksanakan pada Juni 2024, dengan kegiatan berupa pemberian materi tentang kebencanaan, diskusi, latihan dan simulasi teknik evakuasi. Pelatihan kesiapsiagaan bencana ini merupakan awal dari usaha membentuk Gampong tangguh bencana.
DEVELOPMENT OF A BLUETOOTH-BASED WIRELESS STETHOSCOPE WITH MUSIC FEATURES TO REDUCE TODDLER ANXIETY Nyak Qurratu Aini; Gianina Inaya; Rafli Hamdan Farabi; Zulhiz Tami; Rafles Nobel Pangaribuan; Kartika
Multidiciplinary Output Research For Actual and International Issue (MORFAI) Vol. 6 No. 2 (2026): Multidiciplinary Output Research For Actual and International Issue
Publisher : RADJA PUBLIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.19238367

Abstract

Auscultation examinations in toddlers are often hampered by psychological responses such as fear, anxiety, and rejection of the stethoscope, making it difficult to guide the child and resulting in a less than optimal diagnosis process. This study aims to develop a child-friendly Bluetooth-based electronic stethoscope with additional music features as audio distractions to improve comfort and reduce anxiety in toddlers during medical examinations. The research method uses a research and development approach that includes electronic system design, prototype creation, audio testing, and device performance evaluation. The prototype was designed with a microphone signal amplifier system integrated with a Bluetooth module for wireless transmission to a headset and music player module. The test results showed that the use of this stethoscope was able to create a calmer examination atmosphere, marked by reduced resistance and excessive movement in toddlers during auscultation. The music feature proved to be a positive distraction that increased the child's comfort and cooperation. In addition, physiological sounds such as heartbeat and breathing remain clearly audible through the wireless connection without latency interference. This innovation has the potential to be a child-friendly auscultation solution that improves the comfort of infant patients and the effectiveness of medical examinations