Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

TRANSFORMATION OF JUVENILE DELINQUENCY AMONG GEN Z: BETWEEN PHYSICAL SPACE AND THE VIRTUAL WORLD Nadya Grestyana; Melia Sintha; Vivi Friskila Angela; Gradila Apriani; Iin Aprillina
Multidiciplinary Output Research For Actual and International Issue (MORFAI) Vol. 6 No. 2 (2026): Multidiciplinary Output Research For Actual and International Issue
Publisher : RADJA PUBLIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.19255416

Abstract

This research discusses the transformation of juvenile delinquency among Generation Z from physical spaces to digital environments. Modernization and technological advancements have shifted delinquent behavior from traditional acts such as street brawls to virtual actions like cyberbullying, dissemination of harmful content, and identity manipulation. Data indicates a 65% increase in digital-based juvenile delinquency cases over the past five years, with 92% of teenagers accessing the internet for an average of 7 hours per day. Contributing factors include low digital literacy, lack of parental supervision, social media algorithm influence, and weak regulatory frameworks. This study analyzes the distinct characteristics of delinquency in both physical and digital domains and proposes comprehensive strategies for prevention, such as integrating character education, enhancing digital literacy, and fostering multi- stakeholder collaboration. The phenomenon calls for a redefinition of the roles of educational institutions and increased parental involvement in shaping resilient digital character. A cross-sectoral approach is essential to develop a generation that is both technologically adept and morally grounded.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Diversifikasi Olahan Ikan Patin untuk Pencegahan Stunting Nadya Grestyana; Gradila Apriani; Subhan Thareq; Iin Aprillina; Vivi Angela
Journal of Community Development Vol. 6 No. 3 (2026): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i3.1902

Abstract

Stunting masih menjadi salah satu permasalahan kesehatan masyarakat di Indonesia, termasuk di Provinsi Kalimantan Tengah yang berdasarkan SSGI 2024 berada pada angka 22,1%, melebihi ambang batas WHO sebesar 20%. Kota Palangka Raya mencatat prevalensi stunting sebesar 19,1% dengan Kelurahan Pahandut sebagai salah satu penyumbang kasus tertinggi. Salah satu penyebab stunting adalah rendahnya konsumsi protein hewani pada anak, meskipun wilayah tersebut memiliki potensi sumber protein lokal yang melimpah seperti ikan patin. Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan literasi gizi keluarga, meningkatkan konsumsi ikan, serta memberikan keterampilan diversifikasi olahan ikan yang lebih variatif, higienis, dan ramah anak, terutama di wilayah RT 01 Pelabuhan Rambang. Kegiatan dilakukan melalui tiga tahapan utama: edukasi gizi keluarga, sosialisasi manfaat ikan bagi pertumbuhan anak, dan pelatihan pengolahan pangan berbahan dasar ikan patin dalam bentuk dimsum dan nugget. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, demonstrasi langsung, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Peserta pelatihan terdiri dari 20 ibu rumah tangga dengan rentang usia produktif dan tingkat pendidikan dasar-menengah. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan gizi pada peserta sebesar 85% dan peningkatan keterampilan dalam mengolah ikan patin menjadi makanan kekinian yang lebih disukai anak. Respons masyarakat sangat positif, termasuk munculnya minat untuk mengembangkan produk olahan ikan sebagai peluang usaha rumah tangga. Program ini terbukti meningkatkan kesadaran gizi, mendorong pemanfaatan potensi lokal, dan memperkuat kemampuan keluarga dalam menyediakan makanan bergizi sebagai upaya mencegah stunting secara berkelanjutan.