Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Strategi Pengembangan Ekowisata dalam Mendukung Konservasi Alam Danau Tahai Vivi Friskila Angela
JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Vol 8, No 3 (2023): Juni, socio-economics, community law, cultural history and social issues
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimps.v8i3.24980

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menganalisa Strategi Pengembangan Ekowisata dalam Mendukung Konservasi Alam Danau Tahai. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Penelitian kualitatif adalah metode penelitian yang bertujuan untuk memahami fenomena sosial atau perilaku manusia melalui pendekatan deskriptif dan interpretatif. Pengumpulan data dengan observasi, waawancara dan dokumentasi. Analisa data dengan reduksi data, data display, kesimpulan. Hasil penelitian strategi pengembangan ekowisata dapat menjadi sarana efektif dalam mendukung konservasi alam Danau Tahai dengan menggabungkan kegiatan pariwisata yang bertanggung jawab dengan perlindungan lingkungan, ekowisata membantu mempromosikan kesadaran tentang pentingnya pelestarian danau serta ekosistem sekitarnya.
Efektivitas Kinerja Pelayanan Badan Urusan Logistik (BULOG) Dalam Upaya Keterjaminan Persediaan Pangan Yonatan Ari Santoso; Vivi Friskila Angela
Journal Ilmu Sosial, Politik dan Pemerintahan Vol. 12 No. 2 (2023): JISPAR
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/jispar.v12i2.9503

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan mengetahui bagaimana Perum (Perusahaan Umum) Badan Urusan Logistik (Bulog) dalam perannya memberi jaminan ketersedian pasokan pangan di dalam negeri. Dimana sebagaimana yang kita ketahui, Bulog merupakan salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak disektor logistik khususnya pangan. Dalam tujuan pembentukannya, Bulog diharapkan menjadi badan yang mampu mengamankan ketersediaan pangan dan menjaga stabilisasi harga dipasaran dalam rangka menjaga keterkembangan ekonomi serta menjaga esksistensi keberlangsungan pemerinatahan. Ruang lingkup bisnis perusahaan Bulog ini meliputi usaha logistik/pergudangan pangan, survei dan pemberantasan hama tanaman, penyediaan karung plastik, usaha angkutan dan distribusi, perdagangan komoditi pangan dipasaran dan usaha eceran. Penelitian ini berfokus kepada cabang Kanwil (Kantor Wilayah) Bulog Kalimantan Tengah yang berada di pusat Kota Palangka Raya. Dimana, saya selaku penulis mengkaji dan mendalami bagaimana Perum Bulog ini mampu menjalankan fungsi dan kewajibannya dalam memberikan pelayanan kepada publik yang meliputi pelayanan penyediaan, pendistribusian dan stabilisasi harga Sembilan Bahan Pokok (Sembako).
TRANSFORMATION OF JUVENILE DELINQUENCY AMONG GEN Z: BETWEEN PHYSICAL SPACE AND THE VIRTUAL WORLD Nadya Grestyana; Melia Sintha; Vivi Friskila Angela; Gradila Apriani; Iin Aprillina
Multidiciplinary Output Research For Actual and International Issue (MORFAI) Vol. 6 No. 2 (2026): Multidiciplinary Output Research For Actual and International Issue
Publisher : RADJA PUBLIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.19255416

Abstract

This research discusses the transformation of juvenile delinquency among Generation Z from physical spaces to digital environments. Modernization and technological advancements have shifted delinquent behavior from traditional acts such as street brawls to virtual actions like cyberbullying, dissemination of harmful content, and identity manipulation. Data indicates a 65% increase in digital-based juvenile delinquency cases over the past five years, with 92% of teenagers accessing the internet for an average of 7 hours per day. Contributing factors include low digital literacy, lack of parental supervision, social media algorithm influence, and weak regulatory frameworks. This study analyzes the distinct characteristics of delinquency in both physical and digital domains and proposes comprehensive strategies for prevention, such as integrating character education, enhancing digital literacy, and fostering multi- stakeholder collaboration. The phenomenon calls for a redefinition of the roles of educational institutions and increased parental involvement in shaping resilient digital character. A cross-sectoral approach is essential to develop a generation that is both technologically adept and morally grounded.
Analisis Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Masyarakat Pada Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Palangka Raya Edward Melio Bertho; Marvy Ferdian Agusta Sahay; Febriomico Griando Rasan; Vivi Friskila Angela; Meilianna Devita Christina
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 9, No 4 (2025): November 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v9i4.2025.2203-2211

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pengelolaan layanan pengaduan masyarakat di DPMPTSP Kota Palangka Raya menggunakan indikator-indikator dari teori pengelolaan pengaduan yakni facilitation, timeliness, redress, apology, credibility, dan attentiveness. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe deskriptif, teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Kesimpulan yang didapatkan yakni dari dimensi facilitation, menunjukkan masih terbatasnya fasilitas fisik dan digital yang dapat mendukung proses pengaduan. Dimensi timeliness menunjukkan bahwa keterlambatan dalam penanganan aduan menandakan perlunya reformasi prosedural dan penggunaan sistem pemantauan berbasis teknologi. Dimensi redress memperlihatkan bahwa perbaikan yang dilakukan masih bersifat administratif dan belum menjadi bagian dari pembelajaran organisasi. Dari aspek apology, permintaan maaf dari aparatur kepada pengadu sudah dilakukan secara sopan dan empatik. Pada dimensi credibility, sistem pengawasan dan tanggung jawab belum berjalan secara sistemik. Dimensi terakhir, attentiveness, memperlihatkan bahwa empati dan keramahan petugas pelayanan mencerminkan kesadaran individu untuk menjaga citra lembaga. saran pengembangan diarahkan pada empat ranah strategis yaitu kebijakan, teknologi, sumber daya manusia, dan budaya organisasi