Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMBUATAN POSTER INFOGRAFIS SEBAGAI INOVASI PENYAJIAN PROFIL DESA YANG INFORMATIF DAN MENARIK: STUDI DI DESA BAMBAPULA KABUPATEN TOLITOLI Husna Annur; Mohammad Sawir; Mohammad Rosid
Makapande Mengabdi: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 2 (2025): Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2001/makapande.v1i2.1326

Abstract

Referring to the Minister of Home Affairs Regulation No. 12 of 2007, village profiles are an important tool for accurately determining the potential and level of development of an area. Based on this understanding, the State Administration Study Program at Madako University Tolitoli, through its 2025 community service activities, took the initiative to assist Bambapula Village, North Dampal District, Tolitoli Regency in compiling a village profile. This profile is designed to describe the general conditions of the village as stipulated in the aforementioned Minister of Home Affairs Regulation. The methods used in implementing this community service activity include observation and planning, implementation, submission, and evaluation. The objective of creating an infographic poster of the Bambapula Village profile is to increase the target audience's knowledge of the Bambapula Village profile, thereby supporting transparency in the information system in Bambapula Village. The result of this community service activity is an informative visual medium that has been adapted to the latest data in an attractive style that is easy for the target audience to understand.
PELATIHAN PEMBUATAN VIRGIN COCONUT OIL (VCO) MENGGUNAKAN METODE PENGENDAPAN DI DESA BAMBAPULA Asrianti; Masmi; Nurhayati; Asrina.D; Husna Annur; Andi Rizki Purbasari; Kahar; Rian Christian Sondakh
Makapande Mengabdi: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 3 (2025): September
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2001/makapande.v1i3.1328

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara produsen kelapa terbesar di dunia yang memiliki potensi pemanfaatan sangat luas, baik untuk kebutuhan tradisional maupun industri modern. Salah satu produk turunan kelapa bernilai ekonomi tinggi dan berkhasiat bagi kesehatan adalah Virgin Coconut Oil (VCO). VCO dikenal memiliki kandungan asam laurat yang tinggi, stabil terhadap degradasi termal dan oksidasi, berwarna jernih, beraroma khas kelapa, serta memiliki umur simpan yang relatif panjang. Selain itu, VCO juga memberikan berbagai manfaat kesehatan, antara lain membantu meningkatkan fungsi pencernaan, menurunkan kadar kolesterol, serta meningkatkan daya tahan tubuh terhadap penyakit. Namun, potensi tersebut belum dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat pedesaan, termasuk di Desa Bambapula, Kecamatan Dampal Utara, Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah, yang memiliki ketersediaan bahan baku kelapa melimpah tetapi keterbatasan pengetahuan dan keterampilan dalam pengolahan produk bernilai tambah. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memproduksi VCO secara sederhana, higienis, dan bernilai ekonomis melalui kegiatan pelatihan. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan mengenai potensi dan manfaat VCO, pelatihan praktik pembuatan VCO, serta pendampingan dalam pengemasan dan penyimpanan produk. Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari, pada tanggal 13–15 Agustus 2025, bertempat di Kantor Desa Bambapula. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam proses produksi VCO, serta tumbuhnya minat masyarakat untuk mengembangkan usaha rumah tangga berbasis kelapa. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong peningkatan nilai tambah komoditas lokal, mendukung kemandirian ekonomi masyarakat desa, serta berkontribusi pada pengembangan ekonomi berbasis potensi lokal.