Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Guru dalam Mengembangkan Bakat Siswa Tunarungu di SLBN 1 Bone Asdar Asdar
JURNAL MAPPESONA Vol. 7 No. 3 (2024): Edisi Oktober 2024
Publisher : Institusi Agama Islam Negeri (IAIN) Bone

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30863/mappesona.v7i3.5623

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui stratregi guru dalam mengembangkan bakat siswa tunarungu di SLBN 1 Bone . Adapun hasil penelitian ini terkait strategi guru dalam mengembangkan bakat siswa tunarugu adalah pertama, identifikasi yakni guru mengidentifikasi bakat siswa melalui proses kegiatan pembelajaran di kelas. Kedua, assessment yakni guru memberikan latihan atau tes secara langsung kepada siswa untuk mempraktikkan bakat yang dimiliki serta menggali informasi tentang bakat siswa. Ketiga, pendampingan yaitu guru melakukan pendampingan kepada siswa dengan memberikan latihan secara kontiniu. Keempat, pelatihan. sekolah mengadakan pelatihan khusus untuk meningkatkan kreativitas siswa sesuai dengan bakatnya masing-masing. Kelima, perlombaan. Siswa yang telah dilatih dan dibimbing kemudian diikutkan dalam berbagai ajang lomba.
Analisis Tantangan Pendidikan Islam di Kabupaten Bone pada Era Modern Andi Muh. Anugrah Paerah Mansur; Asdar Asdar; Idrus L
Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan Vol 1 No 4 (2026): May: Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan: Scripta Humanika
Publisher : CV SCRIPTA INTELEKTUAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65310/8pzj2b29

Abstract

This study examines the challenges of Islamic education in Bone Regency within the context of modern transformation characterized by digitalization, globalization, and technological disruption. Employing a non-empirical library research approach, the study synthesizes relevant academic literature to construct a comprehensive and critical understanding of the issue. The findings reveal that Islamic education faces multidimensional challenges, including structural limitations, curriculum misalignment, and evolving societal expectations influenced by global trends. These challenges are further intensified by the need to maintain religious identity while adapting to contemporary educational demands. The analysis highlights that the sustainability of Islamic education depends on its ability to adopt adaptive and integrative strategies, particularly through the integration of religious and scientific knowledge, innovation in digital pedagogy, and strengthening institutional governance. Moreover, collaborative engagement among stakeholders is identified as a crucial factor in fostering a resilient educational ecosystem. The study concludes that a contextual and transformative approach is essential to ensure that Islamic education remains relevant, competitive, and value-oriented in the modern era.