Febrian Depandro Denandra
Universitas Negeri Padang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Tradisi Sekujang Suku Serawai Sebagai Inspirasi Karya Digital Painting Febrian Depandro Denandra; Angga Elpatsa
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tradisi Sekujang merupakan salah satu warisan budaya Suku Serawai di Provinsi Bengkulu yang memuat nilai spiritual, sosial, dan religius, khususnya terkait doa bagi jemo putus atau arwah yang tidak lagi menerima doa dari keturunannya. Namun, di era globalisasi dan penetrasi budaya populer, tradisi ini semakin jarang dikenal bahkan oleh masyarakat lokal. Penelitian penciptaan ini bertujuan untuk mengangkat kembali tradisi Sekujang melalui media digital painting sebagai bentuk pelestarian dan pengenalan budaya kepada generasi muda. Metode penciptaan seni merujuk pada model Konsorsium Seni Bandem (2001), meliputi tahap persiapan, elaborasi, sintesis, realisasi konsep, dan penyelesaian. Data diperoleh melalui observasi langsung, dokumentasi, dan wawancara dengan pelaku tradisi di Kabupaten Kepahiang dan Kabupaten Seluma. Hasil karya berupa sepuluh digital painting bergaya realistik yang menampilkan ikonografi Sekujang, seperti topeng, bulu ijuk, keris Serawai, simbol mata, dan representasi jemo putus. Visualisasi didesain untuk menegaskan nilai spiritual, estetika, serta makna doa dalam menjaga ingatan kolektif. Penelitian ini membuktikan bahwa media digital efektif sebagai sarana revitalisasi budaya, edukasi visual, dan strategi pelestarian tradisi lokal agar tetap relevan di tengah perkembangan teknologi.