Reformasi administrasi publik menjadi fokus penting dalam peningkatan kualitas birokrasi, namun kajian yang secara khusus menelaah implementasi reformasi pada Kementerian Sekretariat Negara masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan reformasi administrasi publik yang meliputi digitalisasi administrasi, penguatan akuntabilitas kinerja, serta penataan organisasi dalam mendukung tata kelola pemerintahan modern. Pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus digunakan dalam penelitian ini melalui analisis dokumen kebijakan, laporan kinerja, dan prosedur administrasi yang relevan. Data dianalisis menggunakan teknik analisis tematik untuk mengidentifikasi perubahan proses kerja dan dinamika organisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi administrasi meningkatkan efisiensi dan transparansi proses, sementara penguatan akuntabilitas kinerja dan pengembangan kompetensi pegawai berkontribusi pada peningkatan profesionalisme birokrasi. Penataan organisasi dan penyederhanaan SOP juga memperbaiki koordinasi dan mempercepat alur administrasi. Temuan ini memberi kontribusi terhadap pengembangan teori tata kelola pemerintahan modern serta memperluas pemahaman mengenai implementasi reformasi pada lembaga strategis pemerintah. Penelitian ini menekankan pentingnya integrasi teknologi, budaya kinerja, dan struktur organisasi adaptif dalam mendukung keberhasilan reformasi birokrasi, serta merekomendasikan penelitian lanjutan yang melibatkan unit pemerintahan lain untuk memperkuat generalisasi temuan.