Kemampuan membaca teks Arab (qiroah) merupakan keterampilan dasar yang penting dalam pembelajaran Bahasa Arab di madrasah. Namun, dalam praktiknya masih banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam membaca dan memahami teks Arab secara utuh. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: 1) Pelaksanaan pembelajaran qiroah pada siswa kelas 7 di MTs Negeri 1 Cirebon. 2) Faktor-faktor penyebab kesulitan membaca teks Arab. 3) Dampak yang muncul akibat kesulitan membaca terhadap proses belajar siswa. 4) Upaya yang dilakukan guru dan lingkungan sekolah dalam mengatasi kesulitan membaca teks Arab pada siswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif Studi Kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh temuan bahwa: 1) Pembelajaran qiroah telah berjalan cukup baik dengan penggunaan berbagai metode dan media seperti buku Iqro’, buku ajar Bahasa Arab, serta media digital. 2) Kesulitan membaca teks Arab disebabkan oleh kurangnya kebiasaan mengaji sejak pendidikan dasar, rendahnya motivasi belajar, rasa malu dan kurang percaya diri, serta minimnya dukungan keluarga. 3) Dampak dari kesulitan membaca di antaranya rendahnya kepercayaan diri, kurangnya partisipasi aktif dalam kelas, serta lemahnya kemampuan memahami makna teks. 4) Upaya yang dilakukan guru untuk mengatasi kesulitan tersebut meliputi bimbingan personal, pemberian tugas mengaji, dan penggunaan media pembelajaran berbasis teknologi. Penelitian ini menegaskan bahwa peningkatan kemampuan membaca teks Arab perlu dilakukan melalui pendekatan yang komprehensif yang melibatkan peran guru, siswa, dan keluarga dalam menciptakan lingkungan belajar yang mendukung.