Widya Pratiwi
Akuntansi, Universitas Tangerang Raya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi dan Inflasi terhadap Profitabilitas Pada Perusahaan Otomotif yang Terdapat di Bei 2020-2024 Andreani Andreani; Sazkia Rahma Zahra; Siti Nur Kholisah; Widya Pratiwi; Salsya Bella Nur Fadila
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variabel makro ekonomi, yaitu Pertumbuhan Ekonomi (PDB) dan Inflasi, terhadap Profitabilitas perusahaan sektor otomotif yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2020–2024. Industri otomotif merupakan sektor strategis yang sensitif terhadap dinamika makroekonomi, dan profitabilitas, yang diukur dengan Return on Equity (ROE), menjadi indikator utama kinerja keuangan perusahaan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Pengujian hipotesis dilakukan dengan analisis regresi linear berganda menggunakan perangkat lunak SPSS. Sampel penelitian dipilih melalui metode purposive sampling. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa secara parsial, pertumbuhan ekonomi (nilai signifikansi 0,736 > 0,05) dan inflasi (nilai signifikansi 0,935 > 0,05) tidak berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas perusahaan otomotif. Secara simultan, hasil Uji F juga menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi dan inflasi tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap profitabilitas (nilai F-hitung 0,103 < F-tabel 3,204 dan nilai signifikan 0,902). Koefisien determinasi (Adjusted R Square) yang sangat rendah, sebesar -0,040 atau -4%, mengindikasikan bahwa variasi dalam profitabilitas perusahaan otomotif selama periode 2020–2024 lebih dominan dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar pertumbuhan ekonomi dan inflasi. Temuan ini menegaskan pentingnya perusahaan otomotif untuk berfokus pada strategi internal dan variabel eksternal yang lebih spesifik dalam upaya mempertahankan serta meningkatkan kinerja keuangan mereka.
Pengaruh Profitabilitas, Struktur Aset, Likuiditas, dan Solvabilitas terhadap Struktur Modal Pada Perusahaan Sub Sektor Otomotif dan Komponen yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2020-2024 Nadia Pramesti; Sazkia Rahma Zahra; Widya Pratiwi; Dede Puspa Pujia
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.35785

Abstract

Penelitian ini menginvestigasi faktor-faktor yang memengaruhi struktur modal perusahaan, khususnya profitabilitas, struktur aset, likuiditas, dan solvabilitas pada perusahaan sub sektor otomotif dan komponen yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2020–2024. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan hubungan kausal, memanfaatkan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan. Pemilihan sampel dilakukan melalui teknik purposive sampling sehingga diperoleh 6 perusahaan dengan jumlah pengamatan sebanyak 30 data. Struktur modal sebagai variabel terikat diukur melalui Debt to Equity Ratio (DER). Sementara itu, variabel bebas meliputi profitabilitas yang diproksikan dengan Return on Assets (ROA), struktur aset yang diukur menggunakan Tangible Asset Ratio (TAR), tingkat likuiditas yang direpresentasikan oleh Current Ratio (CR), serta solvabilitas yang dihitung menggunakan Debt to Asset Ratio (DAR). Pengujian hipotesis dilakukan dengan metode regresi linear berganda menggunakan perangkat lunak IBM SPSS versi 25. Temuan penelitian menunjukkan bahwa likuiditas dan solvabilitas secara individual memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap struktur modal, sedangkan profitabilitas dan struktur aset tidak menunjukkan pengaruh yang berarti. Secara bersama-sama, seluruh variabel independen terbukti berpengaruh signifikan terhadap struktur modal perusahaan. Nilai adjusted R square sebesar 0,974 mengindikasikan bahwa model penelitian mampu menjelaskan 97,4% variasi struktur modal, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model.