Maulia Febrikha Athasya
Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peran Kesbangpol Provinsi Banten dalam Mengoptimalkan Pembinaan Paskibraka sebagai Upaya Meningkatkan Wawasan Kebangsaan Pada HUT RI Ke-80 Maulia Febrikha Athasya; Dinar Sugiana Fitrayadi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembinaan Paskibraka merupakan salah satu instrumen strategis dalam memperkuat wawasan kebangsaan generasi muda di tengah tantangan globalisasi dan penetrasi ideologi transnasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Banten dalam mengoptimalkan pembinaan Paskibraka sebagai upaya meningkatkan wawasan kebangsaan pada momentum HUT RI ke-80. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan untuk menggali secara mendalam proses pelaksanaan pembinaan, bentuk internalisasi nilai kebangsaan, kendala struktural dan operasional, serta strategi implementasi regulasi nasional seperti Perpres Nomor 7 Tahun 2018, Perpres Nomor 51 Tahun 2022, dan Peraturan BPIP Nomor 3 Tahun 2022. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pihak Kesbangpol, pelatih DPPI–BPIP Provinsi Banten, dan peserta Paskibraka, serta diperkuat dengan observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembinaan Paskibraka di Banten telah mengalami transformasi signifikan seiring perubahan regulasi nasional. Paskibraka tidak lagi diposisikan hanya sebagai pasukan upacara, tetapi sebagai kader ideologis yang dipersiapkan menjadi Duta Pancasila. Proses pembinaan mencakup seleksi ketat, pelatihan intensif fisik dan mental, penyampaian materi ideologi, serta evaluasi karakter dan wawasan kebangsaan. Materi pembinaan dari BPIP yang disampaikan oleh narasumber nasional seperti Kak Dede Sutrisna dan Dr. Fuad Lutfi terbukti memperkuat internalisasi nilai-nilai Pancasila, disiplin, kepemimpinan, toleransi, dan semangat persatuan. Meskipun demikian, penelitian mengidentifikasi beberapa kendala seperti keterbatasan anggaran, fasilitas pelatihan yang belum optimal, serta belum maksimalnya program DPPI sebagai wadah pembinaan lanjutan. Secara umum, pembinaan Paskibraka di Provinsi Banten telah berjalan efektif dalam membangun karakter kebangsaan generasi muda, namun memerlukan dukungan berkelanjutan agar mampu menjalankan fungsi strategis sebagai agen pemersatu bangsa.