Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Transformasi Daya Saing Teh Hijau Indonesia: Analisis Keunggulan Komparatif, Tantangan Struktural, dan Peluang Penguatan Ekspor Souluna Afsyah; Muhammad Khairul Fikri; Rahmat Fajri Romadhon; Bintang Putra Bevi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perdagangan internasional teh hijau mengalami perkembangan pesat seiring meningkatnya tren gaya hidup sehat dan permintaan global terhadap produk bernilai kesehatan tinggi. Namun, Indonesia sebagai salah satu produsen teh terbesar dunia belum mampu memanfaatkan peluang ini secara optimal. Kontribusi ekspor teh hijau Indonesia masih rendah, dan posisi daya saingnya mengalami penurunan akibat berbagai hambatan struktural seperti rendahnya produktivitas, keterbatasan teknologi pengolahan, inkonsistensi kualitas, lemahnya sertifikasi dan standar mutu, serta kurangnya branding global. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi literatur dengan integrasi analisis indikator kuantitatif seperti Revealed Comparative Advantage(RCA),Export Product Dynamic( EPD), dan Index of Specialization in Trade(ISP)untuk mengidentifikasi posisi daya saing teh hijau Indonesia di pasar global. Hasil menunjukkan bahwa Indonesia memiliki keunggulan komparatif di beberapa pasar tertentu (Rising Star), tetapi menghadapi kondisi Lost Opportunity dan Retreat di negara lain. Faktor-faktor seperti penurunan produksi, fluktuasi nilai tukar, hambatan non-tarif, dan inefisiensi rantai nilai menjadi penghambat utama peningkatan ekspor. Penelitian ini menegaskan pentingnya transformasi industri melalui revitalisasi perkebunan, modernisasi teknologi pengolahan, penguatan standar mutu internasional, diversifikasi pasar, dan strategi branding global untuk meningkatkan daya saing teh hijau Indonesia secara berkelanjutan di pasar internasional.
PEMANFAATAN SAMPAH ORGANIK MENJADI KOMPOS DENGAN BIOAKTIVATOR EM4 DI DESA TANJUNG PISANG Viony Syafitra; Anisa Elvira; Fiona Datau; Khairunnisa Yusri; M. Febriyanda Iskandar; Muhammad Khairul Fikri; Nadila Zakki Az Zahrah; Rahayu Novalina S.; Robiyatul Uzma; Samueli Hura
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 4 No. 05 (2026): SEPTEMBER 2026
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sampah organik rumah tangga di Desa Tanjung Pisang, seperti sisa sayuran dan kulit buah, selama ini umumnya dibuang tanpa diolah lebih lanjut, padahal memiliki potensi besar untuk diubah menjadi kompos. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Riau untuk mengedukasi warga dalam mengelola sampah organik rumah tangga melalui pengomposan menggunakan bioaktivator EM4, gula merah, dan air cucian beras. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, refleksi langsung, dan pendampingan warga dalam menyiapkan serta menyatukan proses pengomposan. Hasil pengamatan selama 28 hari menunjukkan bahwa kompos mengalami perubahan bertahap dari bahan basah yang berbau khas limbah organik menjadi campuran yang remah, berwarna coklat tua hingga kehitaman, dan beraroma tanah, yang menandakan kompos mendekati tahap matang. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran warga terhadap pengelolaan sampah organik yang mandiri dan berkelanjutan, sekaligus menghasilkan pupuk organik yang bermanfaat bagi kegiatan pertanian dan pekarangan warga.