Nurul Aini
Universitas Negeri Surabaya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Kendala SIPD dan Coretax terhadap Transparansi Pengelolaan Keuangan di Sekretariat DPRD Lamongan Nurul Aini; Poltjes Pattipeilohy
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Implementasi permasalahan pada Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD) dan CoreTax di lingkungan Sekretariat DPRD Lamongan masih. Kendala utama meliputi hambatan teknis sistem yang tidak stabil, ketidaksinkronan data akibat integrasi yang belum matang, dan keterbatasan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dalam mengoperasikan fitur-fitur kompleks. Permasalahan ini secara langsung berdampak negatif pada transparansi, efisiensi, serta akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran komprehensif mengenai kendala-kendala tersebut, serta menguji bagaimana faktor-faktor penghambat ini memengaruhi tiga tahapan penting: proses input data, mekanisme pelaporan keuangan, dan tingkat akurasi data yang dihasilkan oleh sistem. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui triangulasi yang meliputi wawancara mendalam dengan staf pelaksana dan pengambil keputusan, observasi terhadap praktik operasional sehari-hari, dan analisis dokumentasi terkait kendala sistem. Fokus penelitian adalah memahami praktik nyata dan tantangan koordinasi antarunit dalam penggunaan sistem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gangguan sistem yang tidak terprediksi, integrasi data yang belum optimal antar-modul, dan kesenjangan literasi digital antar-staf menjadi faktor penghambat utama kelancaran operasional. Meskipun terdapat hambatan, SIPD dan CoreTax memberikan manfaat substansial berupa percepatan proses administrasi dan peningkatan efisiensi pengelolaan dokumen dibandingkan metode manual sebelumnya. Keberhasilan digitalisasi pengelolaan keuangan daerah sangat ditentukan oleh tiga pilar utama: stabilitas infrastruktur sistem, kesiapan dan pemerataan kapabilitas SDM, serta dukungan manajerial yang berkelanjutan dalam mengatasi resistensi perubahan dan masalah teknis. Berdasarkan temuan ini, direkomendasikan perlunya peningkatan kapasitas SDM melalui pelatihan intensif dan berkelanjutan, penyempurnaan fitur sistem untuk memastikan integrasi data yang mulus, penguatan koordinasi lintas instansi, serta penerapan sistem pengawasan internal secara periodik untuk memperkuat transparansi, akuntabilitas, dan efektivitas pengelolaan keuangan daerah di Lamongan.
Implementasi Program Parenting Untuk Meningkatkan Motivasi Orang Tua dalam Mengasuh Anak di RA Yaa Bunayya Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar Nurul Aini; Ali Yusuf
J+PLUS UNESA Vol. 14 No. 2 (2025): J+PLUS, Desember 2025
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya keterlibatan orang tua dalam proses pengasuhan anak usia dini sebagai fondasi utama dalam pembentukan karakter, sikap, dan perilaku anak. RA Yaa Bunayya Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar, menyelenggarakan program parenting guna mendukung peran orang tua dalam memberikan pengasuhan yang positif dan menyenangkan. Namun, dalam pelaksanaannya masih ditemukan beberapa kendala seperti kurangnya motivasi, pengetahuan, serta partisipasi orang tua dalam kegiatan tersebut. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi program parenting yang dilaksanakan di RA Yaa Bunayya dalam upaya meningkatkan motivasi orang tua dalam mengasuh anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan kepala sekolah, guru, dan orang tua peserta didik, observasi terhadap kegiatan parenting seperti home visit, outing class, konsultasi, serta lomba-lomba yang melibatkan orang tua, dan dokumentasi pelaksanaan program. Data dianalisis melalui proses kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Fokus utama dalam penelitian ini adalah sejauh mana pelaksanaan kegiatan parenting mampu membangkitkan semangat dan kesadaran orang tua dalam menjalankan tanggung jawab pengasuhan secara lebih optimal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program parenting di RA Yaa Bunayya telah berjalan dengan cukup baik dan memberikan dorongan positif terhadap keterlibatan orang tua. Kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan mendorong tumbuhnya semangat baru dalam mendampingi anak, baik di rumah maupun dalam kegiatan sekolah. Kesimpulan dari penelitian ini menyatakan bahwa implementasi program parenting mampu menciptakan sinergi antara pihak sekolah dan orang tua dalam membangun lingkungan pengasuhan yang mendukung perkembangan anak. Saran yang diberikan antara lain perlunya pelatihan lanjutan untuk orang tua, peningkatan konsistensi evaluasi program, serta penguatan kerja sama antara guru, wali murid, dan pihak yayasan agar program ini terus berjalan secara berkesinambungan.