Gusril Basir
Universitas Islam Negeri Sjech M.Djamil Djambek Bukittinggi

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Fungsi Lembaga Adat Kerapatan Nagari ( KAN ) dalam Mengurus dan Mengelola Adat di Nagari di Tinjau dari Perspektif Fiqh Siyasah Tanfidziyah Rahmat Tegar Riyadi; Gusril Basir
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini di latar belakangi karena adanya beberapa perkara sengketa yang diselesaikan oleh Lembaga Kerapatan Adat Nagari ( KAN ) di Nagari Tungkar, yang pertama ditahun 2024 terdapat 1 perkara yang diselesaikan dalam forum lembaga peradilan adat yang dibentuk KAN yakni menyangkut perkara perdata adat berkaitan dengan persoalan hibah tanah ulayat. Selanjutnya juga terdapat 4 perkara pidana adat yang mana 1 berkaitan dengan pencurian alat mesin potong rumput, dan 3 kasus terkait perzinahan. Selanjutnya penulis juga menemukan bahwasanya banyak peraturan nagari tungkar yang awal nya merupakan inisiasi para niniak mamak pengurus lembaga KAN, seperti Pernag No 2 Tahun 2009 Tentang Gotong Royong, Pernag No 3 Tahun 2009 Tentang Pasar Nagari, Pernag No 1 Tahun 2021 Tentang Jam Wajib Belajar, Pernag No 1 Tahun 2022 Tentang Uang lompek Paga dan sebagainya.Oleh karena itu penulis ingin mengetahui lebih dalam terkait dengan fungsi lembaga KAN serta bagaimana KAN di Nagari Tungkar menjalankan fungsi tersebut. Untuk itu metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif. Selanjutnya sumber data primer dikumpulkan melalui kegiatan wawancara mendalam ( In dept Interview ) dengan tokoh adat, pemerintah nagari dan tokoh masyarakat, serta data sekunder juga dikumpulkan melalui studi terhadap dokumen, buku dan jurnal yang merupakan hasil penelitian terdahulu yang relevan dengan penelitian penulis. Berdasarkan hasil penelitian, dapat di lihat bahwasanya lembaga KAN di Nagari Tungkar adalah lembaga yang memiliki kewenangan tertinggi di nagari dalam hal mengurus hukum adat dan mengelola adat di nagari, selanjutnya lembaga KAN merupakan lembaga peradian yang berhak mengusahakan mediasi atau mengadili atas suatu perkara yang berkenaan perdata adat dan pidana adat dan lembaga KAN merupakan mitra utama pemerintah nagari dalam membangun bersama serta menentukan arah nagari kedepannya. Dalam tinjauan fiqh siyasah tanfidziyah dengan hadirnya lembaga sebagai mitra pemerintah nagari adalah bentuk terbaik menyangkut Tadbirul Ummah ( Pengeoaan umat ) yang merupakan tupoksi utama dari sang ulil amri atau pemimpin yang wajib menjaga lima prinsip utama ( kuiyatul khamsah ), pemeriharaan tradisi lokal, tegaknya keadilan dan tercipta maslahat.
Peran Kepemimpinan dalam Meningkatkan Kinerja Karyawan dalam Perusahaan Travel Shahibuna Sabila Salam Kota Bukittinggi Ahmad Zacky Yaman; Gusril Basir
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36149

Abstract

Penelitian ini berfokus pada strategi pelayanan prima di agen perjalanan ibadah umrah, khususnya Travel Shahibuna Sabila Salam Kota Bukittinggi. Latar belakang penelitian ini berangkat dari pentingnya kepemimpinan sebagai faktor kunci dalam menciptakan layanan ibadah umrah yang berkualitas dan profesional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran kepemimpinan diterapkan dalam meningkatkan kinerja karyawan serta sejauh mana efektivitasnya dalam konteks pelayanan jamaah umrah. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini mencakup pimpinan, karyawan, dan jamaah PT. Shahibuna Sabila Salam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan transformasional yang diterapkan oleh pimpinan perusahaan mampu memotivasi dan menginspirasi karyawan, baik secara spiritual maupun profesional. Kepemimpinan berperan sebagai pencair alur (Pathfinding), penyelaras (Aligning), dan pemberdaya (Empowering), yang secara signifikan berkontribusi terhadap peningkatan kinerja dan kepuasan jamaah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peran kepemimpinan yang efektif tidak hanya berdampak pada produktivitas internal perusahaan, tetapi juga pada kualitas pelayanan ibadah yang diterima oleh jamaah.