Nuke Trinia
Pendidikan Seni Pertunjukan, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Simbol dan Makna Gerak pada Seni Dzikir Saman di Desa Wanagiri Saketi Pandeglang Banten Nuke Trinia; Alis Triena Permanasari; Wahyuning Tiyas
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dzikir Saman merupakan kesenian tradisi keagamaan yang telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Desa Wanagiri Saketi Pandeglang Banten, Dzikir Saman ini memiliki simbol-simbol yang kaya akan makna. Penelitian ini bertujuan menganalisis simbol-simbol dalam gerak dzikir saman di Desa Wanagiri dan mengungkapkan makna dengan menggunakan teori semiotika oleh Ferdinand de Saussure. Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif dengan sifat deskriptif, di mana data diperoleh melalui teknik wawancara mendalam, pengamatan langsung di lapangan, serta penelusuran dokumen pendukung. Berdasarkan hasil kajian tersebut, rangkaian gerak dalam praktik Dzikir Saman yang berkembang di Desa Wanagiri, Kecamatan Saketi, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, meliputi Dodok Sila, Sinuku, Ngeprak, Renggeg Hiji, Renggeg Dua, Renggeg Tilu, Sikut Buka, Gojlok Saman, Gojlok Ngadek, Saman Haji, dan Saman Ngarubuhkeun. Gerak-gerak ini menunjukkan kesederhanaan, penghormatan kepada Allah SWT, kolaborasi, pertahanan diri, kekuatan, dan serangan. Dari simbol- simbol gerak Dzikir Saman tersebut memiliki makna yang terkait dengan nilai-nilai spiritual dan keagamaan, serta konteks budaya masyarakat Desa Wanagiri.