Dimas Dwi Nanda
Pendidikan Ekonomi, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Manajemen Perencanaan dan Rekrutmen SDM dalam Meningkatkan Efektivitas Kinerja di PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing Dimas Dwi Nanda; Hendra Riofita
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana manajemen perencanaan dan rekrutmen sumber daya manusia (SDM) berperan dalam meningkatkan efektivitas kinerja di PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (PT YIMM). Dalam konteks industri otomotif yang terus berkembang dan kompetitif, perusahaan dituntut untuk memiliki sistem manajemen SDM yang terencana, adaptif, dan berkelanjutan agar dapat menghadapi perubahan teknologi serta dinamika pasar. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan mengkaji berbagai sumber seperti jurnal, buku, dan hasil penelitian terdahulu yang relevan dengan topik manajemen SDM, perencanaan tenaga kerja, dan proses rekrutmen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan SDM di PT YIMM dilaksanakan secara sistematis dan berbasis data, dengan memperhatikan kebutuhan tenaga kerja jangka pendek maupun jangka panjang. Perusahaan memanfaatkan sistem Human Resource Information System (HRIS) untuk memetakan kebutuhan karyawan dan melakukan proyeksi tenaga kerja yang akurat. Sementara itu, proses rekrutmen dilakukan secara ketat melalui jalur internal dan eksternal dengan pendekatan berbasis kompetensi guna menjaring calon tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan organisasi dan budaya kerja perusahaan. Integrasi antara perencanaan dan rekrutmen SDM terbukti mampu meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan loyalitas karyawan, serta menekan tingkat turnover. Penelitian ini menyimpulkan bahwa manajemen perencanaan dan rekrutmen SDM yang strategis memiliki kontribusi besar terhadap peningkatan efektivitas kinerja organisasi. Diperlukan upaya lanjutan melalui digitalisasi proses SDM, pengembangan kompetensi berkelanjutan, serta penguatan employer branding untuk menarik dan mempertahankan tenaga kerja berkualitas di era industri 4.0 dan 5.0.
Analisis Hubungan Inflasi dengan Konsumsi Publik dan Pertumbuhan Ekonomi Dimas Dwi Nanda; Hendra Riofita
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40167

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan inflasi dengan konsumsi publik dan pertumbuhan ekonomi. Inflasi merupakan indikator makroekonomi yang menggambarkan kenaikan harga barang dan jasa secara umum dan berkelanjutan, yang dapat memengaruhi daya beli masyarakat, tingkat konsumsi, serta pertumbuhan ekonomi suatu negara. Konsumsi publik, khususnya konsumsi rumah tangga, merupakan komponen terbesar dalam Produk Domestik Bruto (PDB) yang berperan penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. Oleh karena itu, perubahan inflasi diperkirakan memiliki pengaruh terhadap konsumsi publik dan pada akhirnya berdampak pada pertumbuhan ekonomi. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur (literature review) dengan mengkaji berbagai jurnal, buku, dan penelitian terdahulu yang relevan dengan variabel inflasi, konsumsi publik, dan pertumbuhan ekonomi. Data yang digunakan bersifat sekunder yang diperoleh dari berbagai sumber ilmiah yang dapat diakses secara online. Analisis dilakukan dengan cara merangkum, membandingkan, dan menarik kesimpulan dari hasil penelitian sebelumnya. Hasil kajian menunjukkan bahwa inflasi memiliki hubungan yang erat dengan konsumsi publik. Inflasi yang tinggi cenderung menurunkan daya beli masyarakat sehingga konsumsi ikut menurun. Sebaliknya, inflasi yang stabil dapat menjaga konsumsi tetap baik. Selain itu, konsumsi publik terbukti memiliki pengaruh positif terhadap pertumbuhan ekonomi karena menjadi komponen utama dalam permintaan agregat. Inflasi juga memiliki pengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi baik secara langsung maupun tidak langsung melalui konsumsi publik. Hubungan tersebut menunjukkan bahwa stabilitas inflasi sangat penting dalam menjaga keseimbangan ekonomi dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.