Titin Kusayang
Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Institut Agama Islam Negeri Kerinci

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Revitalisasi Peran Lingkungan sebagai Agen Pendidikan Karakter Religius pada Anak Usia Dini Destiva Trisna; Winda Oktaviana; Birrul Walid Primadasa; Titin Kusayang; Reza Ainun Adi Nadila
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini, kualitas karakter religius dalam masyarakat mengalami penurunan, yang tercermin dari maraknya kekerasan, pornografi, tawuran, dan sejenisnya. Oleh karena itu, pendidikan karakter menjadi program penting yang harus diterapkan di seluruh jenjang pendidikan formal nasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pentingnya revitalisasi peran lingkungan sebagai agen dalam membentuk karakter religius pada anak usia dini. Peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa lingkungan memiliki peran strategis dalam pembentukan karakter religius anak usia dini. Aktivitas keagamaan yang diselenggarakan oleh masyarakat memberikan pengalaman belajar yang kaya bagi anak-anak untuk mengembangkan aspek religius dalam kepribadian mereka. Dukungan dari berbagai pihak seperti orang tua, tokoh agama, keluarga besar, dan tetangga menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pembentukan karakter religius anak.
Pola Asuh Orang Tua terhadap Anak Speech Delay Gustri Nurul ain; Titin Kusayang
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v6i2.1218

Abstract

Keterlambatan bicara (speech delay) pada anak merupakan gangguan perkembangan bahasa yang menghambat kemampuan komunikasi dan interaksi sosial. Pola asuh orang tua menjadi faktor penting dalam perkembangan bahasa anak. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pola asuh terhadap perkembangan komunikasi anak dengan speech delay. Metode deskriptif kualitatif dengan studi kasus digunakan melalui wawancara dan observasi orang tua anak dengan speech delay. Penelitian dilaksanakan di Eka Fisioterapi, lokasi ini dipilih karena merupakan salah satu pusat layanan terapi wicara aktif di daerah tersebut, yang menangani berbagai kasus anak dengan hambatan perkembangan bahasa. Data dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman meliputi reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan/verifikasi data. Hasil menunjukkan pola asuh demokratis, ditandai dengan komunikasi dua arah, penguatan positif, pengulangan kata benar, serta stimulasi visual dan auditif konsisten, berkontribusi pada peningkatan kemampuan bicara anak. Sebaliknya, pola asuh otoriter dan permisif kurang mendukung bahkan memperburuk keterlambatan bahasa. Keterlibatan aktif orang tua dan akses terapi wicara juga penting dalam perkembangan bahasa anak. Temuan ini diharapkan menjadi referensi bagi orang tua dan praktisi dalam mendukung anak dengan keterlambatan bicara.