Saat ini, kualitas karakter religius dalam masyarakat mengalami penurunan, yang tercermin dari maraknya kekerasan, pornografi, tawuran, dan sejenisnya. Oleh karena itu, pendidikan karakter menjadi program penting yang harus diterapkan di seluruh jenjang pendidikan formal nasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pentingnya revitalisasi peran lingkungan sebagai agen dalam membentuk karakter religius pada anak usia dini. Peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa lingkungan memiliki peran strategis dalam pembentukan karakter religius anak usia dini. Aktivitas keagamaan yang diselenggarakan oleh masyarakat memberikan pengalaman belajar yang kaya bagi anak-anak untuk mengembangkan aspek religius dalam kepribadian mereka. Dukungan dari berbagai pihak seperti orang tua, tokoh agama, keluarga besar, dan tetangga menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pembentukan karakter religius anak.
Copyrights © 2025