Anggun Perdani
Sejarah Peradaban Islam, Universitas Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Moda Transportasi Wisata: Peran Kereta Api di Sumatera Barat Pada Era 1928-1930 Anggun Perdani; Deddy Arsya
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.35839

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran kereta api sebagai moda transportasi wisata di Sumatra Barat pada masa kolonial akhir (1928–1930). Awalnya dibangun untuk mendukung distribusi hasil tambang, sistem perkeretaapian kemudian bertransformasi menjadi sarana pariwisata, khususnya bagi wisatawan Eropa yang tertarik dengan keindahan alam daerah tersebut. Dengan menggunakan metode sejarah kualitatif—yang mencakup tahap heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi—penelitian ini memanfaatkan arsip kolonial Belanda, surat kabar, dokumentasi visual, dan laporan resmi pemerintah Hindia Belanda, serta sumber sekunder berupa buku, jurnal, dan artikel ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemerintah kolonial secara aktif mempromosikan Sumatra Barat sebagai destinasi wisata eksotis melalui perluasan jalur kereta api menuju lokasi-lokasi populer seperti Fort de Kock, Ngarai Anai, dan Lembah Harau. Strategi promosi dilakukan melalui media cetak, panduan wisata, serta pembangunan fasilitas pendukung seperti hotel dan gerbong kereta kelas satu. Studi ini menegaskan bahwa pembangunan kereta api kolonial tidak hanya berfungsi untuk kepentingan ekonomi, tetapi juga menjadi penggerak utama dalam pembentukan industri pariwisata di Sumatra Barat.