Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengelolaan Destinasi Wisata Danau Tarusan Kamang Dalam Perspektif Islam. Pokok permasalahan dari penelitian ini yaitu menurunannya jumlah wisatawan yang disebabkan karena strategi pengelolaan yang dilakukan belum optimal. Keterbatasan sumber daya manusia, kurangnya pengetahuan dalam bagaimana cara mengelola wisata dengan baik, tidak terjaganya sarana dan prasarana yang ada, dan kurangnya biaya dalam melakukan pengelolaan serta kurangnya perhatian dari pemerintah menyebabkan pengelolaan yang dilakukan belum maksimal dan dapat menurunkan jumlah nasabah. Metode penelitian ini adalah jenis penelitian lapangan dengan pendekatan metode peneltian kualitatif. Data-data dalam penelitian ini terdiri dari data primer dan data sekunder yang diperoleh dengan pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Narasumber dalam penelitian ini adalah pengelola, masyarakat, dan pengunjung. Teknik pengolahan dan analisis data dilakukan dengan tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terjadinya penurunan jumlah wisatawan karena pengelolaan sarana dan prasarana belum terorganisir dengan baik, kurangnya biaya yang masuk dan perhatian dari PEMDA, sehingga pengelolaan Danau Tarusan Kamang belum memuaskan baik dari segi sarana seperti Musholla, WC, dan juga tempat duduk untuk pengunjung maupun area parkiran, sedangkan dari segi prasarana terdapat masih kurangnya akses jalan yang perlu diperbaiki dan diperluas, masih kurangnya strategi promosi dalam mengenalkan sehingga menyebabkan ketidaktahuan sebagian masyarakat, untuk itu diperlukan kontribusi secara efektif dalam pengelolaan Destinasi Wisata Danau Tarusan Kamang, sehingga dapat meningkatkan jumlah wisatawan.