Suci Nurulfadilah
Pendidikan Agama Islam, Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Epistemologi Keilmuan Pada Masa Keemasan Islam (Abad 8 Sampai dengan Abad 13 M) Suci Nurulfadilah; Akhmad Fauzi; Deni Muhammad Ryan; Siti Vania Nuraida; Erni Haryanti
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji epistemologi keilmuan Islam pada masa keemasan peradaban Islam (abad ke-8 hingga ke-13 M) yang menjadi landasan bagi kemajuan ilmu pengetahuan dan kebudayaan dunia Islam. Kajian ini berfokus pada tiga metode utama dalam epistemologi Islam, yaitu Bayani, Burhani, dan Irfani, yang secara komplementer membentuk sistem pengetahuan yang holistik dan integratif. Metode Bayani menekankan pada otoritas teks wahyu (Al-Qur’an dan Sunnah) serta rasionalitas kebahasaan sebagai sumber kebenaran; metode Burhani mengedepankan rasionalitas logis dan pembuktian empiris untuk memahami realitas; sedangkan metode Irfani menitikberatkan pada pengalaman spiritual langsung dan intuisi batiniah dalam mencapai kebenaran hakiki. Melalui pendekatan penelitian kualitatif kepustakaan, penelitian ini menunjukkan bahwa epistemologi Islam memadukan wahyu, akal, dan intuisi dalam satu kesatuan tauhid yang utuh. Hasil penelitian ini diharapkan mampu memberikan kontribusi terhadap rekonstruksi paradigma keilmuan Islam yang relevan dengan konteks pendidikan dan penelitian modern, sehingga mampu mengintegrasikan nilai-nilai iman, ilmu, dan amal dalam praktik akademik kontemporer.