Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Pengaruh Buah Pepaya terhadap Peningkatan Produksi ASI pada Ibu Menyusui Bayi Usia 0-6 Bulan di Klinik dr. Suryadi, MM.Kes Kecamatan Koto Gasib Kabupaten Siak Wike Etika Wijaya; Wira Ekdeni Aifa; Lisviarose Lisviarose; Rizka Mardiya
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.3108

Abstract

Rendahnya cakupan pemberian ASI eksklusif di Indonesia masih menjadi tantangan, salah satunya disebabkan oleh rendahnya produksi ASI pada ibu menyusui. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh konsumsi buah pepaya terhadap peningkatan produksi ASI pada ibu menyusui bayi usia 0–6 bulan. Jenis penelitian pre-eksperimental one group pretest-posttest design. Waktu penelitian dilaksanakan pada bulan Januari-Maret 2025. Tempat penelitian dilaksanakan di Klinik dr. Suryadi, MM.Kes Kecamatan Koto Gasib Kabupaten Siak. Sampel pada penelitian ini berjumlah 23 ibu menyusui dengan metode pengambilan sampel total sampling. Instrumen yang digunakan menggunakan kuisioner dan lembar observasi, Intervensi dilakukan dengan pemberian buah pepaya sebanyak 100 gram, tiga kali sehari selama tujuh hari. Hasil bivariat menggunakan uji wilcoxon didapatkan ada pengaruh buah pepaya terhadap peningkatan produksi ASI dengan nilai p value 0,000. Hal ini membuktikan bahwa buah pepaya memiliki potensi sebagai bahan alami yang efektif dalam meningkatkan produksi ASI. Ibu menyusui disarankan untuk mengkonsumsi buah pepaya secara rutin sebagai alternatif alami pelancar ASI, dan tenaga kesehatan dapat merekomendasikan buah pepaya sebagai bagian dari edukasi gizi laktasi.
Pengaruh Pendidikan Kesehatan terhadap Minat Ibu Hamil dalam Kunjungan Antenatal Care di Puskesmas Siak Delfi Sartika; Rifa Yanti; Hirza Rahmita; Wira Ekdeni Aifa
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.3483

Abstract

Kunjungan antenatal care (ANC) merupakan salah satu upaya penting dalam menjaga kesehatan ibu dan janin selama kehamilan. Namun, masih banyak ibu hamil yang memiliki minat rendah dalam melakukan kunjungan ANC sesuai standar. Salah satu faktor yang memengaruhi minat tersebut adalah pemberian pendidikan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadap Minat ibu hamil dalam melakukan kunjungan Antenatal Care di wilayah kerja Puskesmas Siak Provinsi Riau. Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimen dengan pendekatan one group pretest-posttest. Sampel sebanyak 22 orang ibu hamil dengan teknik Total Sampling. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner pengetahuan. Analisis data dilakukan menggunakan uji Paired Samples Test. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan signifikan skor Minat ibu hamil sebelum dan sesudah intervensi. Nilai rata-rata Minat meningkat dari 46,91 menjadi 84,55. Uji Paired Samples Test menunjukkan nilai signifikansi p = 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan setelah diberikan pendidikan kesehatan. Dengan demikian, dapat disimpulkan Pendidikan kesehatan terbukti efektif dalam meningkatkan minat ibu hamil dalam melakukan kunjungan Antenatal Care. Disarankan agar pihak Puskesmas meningkatkan intensitas dan kualitas pendidikan kesehatan sebagai upaya peningkatan partisipasi Antenatal Care.
Hubungan Kelelahan dan Ketegangan Emosional dengan Baby Blues pada Ibu Postpartum Apriani Apriani; Wira Ekdeni Aifa; Rizka Mardiya; Fajar Sari Tanberika
Jurnal Kesehatan Amanah Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal Kesehatan Amanah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57214/jka.v9i2.962

Abstract

Baby blues is a mild and temporary mood disorder commonly experienced by mothers after childbirth. It is characterized by emotional instability, including sadness, anxiety, irritability, and frequent crying, which may interfere with maternal-infant bonding. This condition is often triggered by a combination of physical and psychological factors, such as hormonal changes, fatigue, and emotional tension. This study aims to examine the relationship between fatigue and emotional tension with the occurrence of baby blues among postpartum mothers at Klinik Pratama Annisa Medika 1. A quantitative research method with a cross-sectional design was employed. A total of 45 postpartum mothers were selected using purposive sampling. Data were collected through structured questionnaires measuring fatigue, emotional tension, and baby blues symptoms. The results were analyzed using the Chi-Square test with a significance level set at p<0.05. The findings indicate a statistically significant relationship between fatigue and the incidence of baby blues (p=0.019), as well as between emotional tension and baby blues (p=0.000). These results suggest that both physical and emotional well-being are crucial factors influencing postpartum mental health. The implications of this study highlight the importance of early identification and management of fatigue and emotional stress in postpartum mothers. Healthcare providers should prioritize psychological support, routine mental health screening, and postpartum education to help prevent the onset of baby blues. Early intervention may improve maternal well-being and promote healthier mother-infant interactions.
Analisis Faktor Yang Berhubungan Dengan Rendahnya Pemeriksaan IVA Pada Wanita Usia Subur Di Puskesmas Limapuluh Kota Pekanbaru Desi Fahrina; Wira Ekdeni Aifa; Riski Novera Yenita; Dilgu Mery
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 5 No. 6 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v5i6.2239

Abstract

Kanker serviks merupakan salah satu penyebab utama kematian pada perempuan yang dapat dicegah melalui deteksi dini menggunakan metode Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA). Namun, cakupan pemeriksaan IVA pada wanita usia subur (WUS) masih rendah. Berbagai faktor diduga memengaruhi perilaku WUS dalam melakukan pemeriksaan IVA, di antaranya tingkat pengetahuan, sikap, dukungan keluarga, dan peran petugas kesehatan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan tingkat pengetahuan, sikap, dukungan keluarga, dan peran petugas kesehatan dengan pemeriksaan IVA pada wanita usia subur di wilayah kerja Puskesmas Limapuluh Kota Pekanbaru. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian dilaksanakan pada tahun 2026 terhadap 124 wanita usia subur yang dipilih menggunakan rumus Slovin. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis melalui analisis univariat serta analisis bivariat menggunakan uji Chi-square dengan tingkat signifikansi α=0,05. Hasil: Sebagian besar responden tidak pernah melakukan pemeriksaan IVA (61,3%), memiliki pengetahuan kurang (58,9%), sikap negatif terhadap pemeriksaan IVA (91,1%), serta tidak memperoleh dukungan keluarga (77,4%). Hasil analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat pengetahuan, sikap, dukungan keluarga, dan peran petugas kesehatan dengan pemeriksaan IVA (p<0,05). Wanita usia subur yang memiliki pengetahuan lebih baik, sikap positif, dukungan keluarga, serta memperoleh peran aktif petugas kesehatan cenderung lebih bersedia melakukan pemeriksaan IVA. Kesimpulan: Tingkat pengetahuan, sikap, dukungan keluarga, dan peran petugas kesehatan berhubungan signifikan dengan perilaku pemeriksaan IVA pada wanita usia subur. Peningkatan edukasi kesehatan, keterlibatan keluarga, dan optimalisasi peran tenaga kesehatan perlu dilakukan untuk meningkatkan cakupan pemeriksaan IVA sebagai upaya deteksi dini kanker serviks.
Pengaruh Pemberian Sari Kurma Terhadap Kadar Hemoglobin Ibu Hamil Siti Fatimah; Ary Oktora Sri R; Wira Ekdeni Aifa; Komaria Susanti
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v9i1.998

Abstract

Anemia pada ibu hamil merupakan masalah kesehatan yang dapat meningkatkan risiko komplikasi kehamilan dan persalinan. Salah satu upaya nonfarmakologis untuk meningkatkan kadar hemoglobin adalah pemberian sari kurma. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian sari kurma terhadap kadar hemoglobin (Hb) pada ibu hamil dengan anemia di wilayah kerja Puskesmas Alah Air tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain kuasi eksperimen dengan pendekatan one group pretest–posttest. Sampel penelitian berjumlah 15 ibu hamil dengan anemia yang diambil menggunakan teknik total sampling. Intervensi dilakukan dengan pemberian sari kurma sebanyak tiga kali sehari selama dua minggu. Analisis data menggunakan uji Paired Sample T-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi, seluruh responden mengalami anemia dengan nilai rata-rata Hb sebesar 2,73. Setelah pemberian sari kurma, rata-rata kadar Hb meningkat menjadi 1,33. Secara klinis, 100% responden mengalami perbaikan kadar hemoglobin, dengan 66,7% mencapai kategori Hb normal dan 33,3% masih anemia ringan. Hasil uji statistik menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan pemberian sari kurma terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil anemia (p = 0,000). Kesimpulan penelitian ini adalah pemberian sari kurma berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil dengan anemia.
Pengaruh Pengaruh Pendampingan Suami Terhadap Tingkat Kecemasan Ibu Bersalin Di UPT RSUD Kabupaten Kepulauan Meranti Syahroza Maula; Komaria Susanti; Ary Oktora; Wira Ekdeni Aifa
Jurnal Kesehatan Abdurrahman Vol 15 No 1 (2026): Jurnal Kesehatan Abudurahman
Publisher : STIKES Abdurahman. Pusat Informasi dan Manajemen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55045/jkab.v15i1.318

Abstract

Childbirth is a physiological process that is often accompanied by psychological changes, one of which is anxiety experienced by laboring mothers. High levels of anxiety may negatively affect the progress of labor as well as maternal and neonatal outcomes. Husband support is considered an important factor in reducing maternal anxiety during childbirth. This study aimed to determine the effect of husband support on the anxiety level of laboring mothers at UPT RSUD Kabupaten Kepulauan Meranti in 2025. This research employed an analytic correlational design with a cross-sectional approach. The study population consisted of all laboring mothers at UPT RSUD Kabupaten Kepulauan Meranti in June 2025, totaling 28 respondents, using a total sampling technique. Data were collected using a respondent characteristic questionnaire and the Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS). Data analysis was conducted through univariate and bivariate analyses using the Chi-Square test and Linear-by-Linear Association. The results showed that 67.9% of respondents did not receive husband support during childbirth, while 32.1% received husband support. Most respondents experienced mild anxiety (53.6%), followed by no anxiety (39.3%) and moderate anxiety (7.1%). The Chi-Square test yielded a p-value of 0.106, while the Linear-by-Linear Association test showed a p-value of 0.040, indicating a tendency toward decreased anxiety levels with increased husband support. In conclusion, husband support tends to reduce anxiety levels among laboring mothers. Therefore, healthcare providers are encouraged to promote husband involvement during childbirth to improve maternal psychological well-being and the quality of midwifery care.
Media Audio Visual sebagai Sarana Edukasi untuk Meningkatkan Pengetahuan WUS tentang Metode Kontrasepsi IUD Rospita Diansari Lubis; Lisviarose Lisviarose; Fatma Nadia; Wira Ekdeni Aifa
Journal of Telenursing (JOTING) Vol. 8 No. 1 (2026): Journal of Telenursing (JOTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/c4450v05

Abstract

This study aimed to examine the effect of audiovisual media on the knowledge of women of reproductive age regarding intrauterine device (IUD) contraceptive methods. The research employed a pre experimental design with a one-group pretest–posttest approach. The results showed a p-value of 0.001 (< 0.05), indicating a statistically significant difference in the level of knowledge of women of reproductive age before and after the intervention using audiovisual media. In conclusion, there was a significant difference in the level of knowledge before and after the provision of the audiovisual media intervention. It is expected that the findings of this study can support the use of audiovisual media as a health education tool in community counseling activities at Puskesmas Rakit Kulim in 2025.   Keywords : IUD, Knowledge Of Women Of Childbearing Age, Audiovisual Media
Prenatal Yoga terhadap Nyeri Punggung pada Ibu Hamil Trimester III Ida Rosmauli Nainggolan; Lisviarose Lisviarose; Fatma Nadia; Wira Ekdeni Aifa
Journal of Telenursing (JOTING) Vol. 8 No. 1 (2026): Journal of Telenursing (JOTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/5s6n2094

Abstract

This study aimed to determine the effectiveness of prenatal yoga on back pain in third-trimester pregnant women at the Batang Gansal Community Health Center in Indragiri Hulu Regency. This study used a quantitative approach with a quasi-experimental design with a one-group pretest-posttest approach. The results showed that bivariate analysis using the Wilcoxon signed-rank test yielded a p-value of 0.000 < 0.05. In conclusion, prenatal yoga is effective in reducing back pain in third-trimester pregnant women at the Batang Gansal Community Health Center in Indragiri Hulu Regency. Keywords: Third-Trimester Pregnant Women, Back Pain, Prenatal Yoga
Penggunaan Menstruation Tracking Wheel and Information terhadap Pengetahuan dalam Pemilihan Metode Kontrasepsi pada Wanita Usia Subur (WUS) Neni Indrayani; Wira Ekdeni Aifa; Fajar Sari Tanberika; Rifa Yanti
Journal of Telenursing (JOTING) Vol. 8 No. 1 (2026): Journal of Telenursing (JOTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/a966m338

Abstract

This study aims to determine the effect of using the Menstruation Tracking Wheel and Information on the knowledge of women of childbearing age (WUS) in choosing contraceptive methods in Hamlet 1, Kota Baru Village, Rakit Kulim District, Indragiri Hulu Regency. The method used was a quantitative study with a quasi-experimental design using a one-group pretest-posttest. The study sample consisted of women of childbearing age who received an intervention in the form of the use of the Menstruation Tracking Wheel and Information along with contraceptive education. Data were analyzed bivariately using the Wilcoxon signed rank test. The results of the study using the Wilcoxon signed rank test showed a p-value of 0.000 < 0.05. The conclusion of this study is that the use of the Menstruation Tracking Wheel and Information has an effect on increasing the knowledge of women of childbearing age in choosing contraceptive methods, thus making this media a potential tool for family planning education and counseling. Keywords: Contraception, Menstruation Tracking Wheel and Information, Knowledge, Women of Childbearing Age (WUS)
Birth Ball terhadap Lama Kala I Fase Aktif pada Ibu Bersalin Linawati Linawati; Hirza Rahmita; Wira Ekdeni Aifa; Dilgu Meri
Journal of Telenursing (JOTING) Vol. 8 No. 1 (2026): Journal of Telenursing (JOTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/92sk8s67

Abstract

This study aimed to determine the effect of birth ball use on the duration of the first active phase of labor in laboring women in the Lubuk Kandis Community Health Center (Puskesmas) in Indragiri Hulu Regency. The method used was a quantitative study with a quasi-experimental, posttest-only control-group design. The results showed a difference in the duration of the first active phase between the intervention and control groups (p = 0.003; p < 0.05), indicating that birth ball use significantly shortened the first active phase in laboring women. The conclusion, birth ball use is effective in accelerating the progress of the first active phase of labor and can be used as a safe and beneficial non-pharmacological intervention in labor care.   Keywords: Birth Ball, Laboring Women, First Active Phase