Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

The Impact Of Social Media On Online Consumer Behavior: An Islamic Economic Perspective Khairul Anwar; Pardi Setiawan; Siti Darma Mar’atus Solihah
Journal of Management, Finance, and Accounting Research Vol. 1 No. 1 (2025): Journal of Management, Finance, and Accounting Research
Publisher : Yayasan Abdurrauf Cendekia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70742/jmfar.v1i1.491

Abstract

The development of digital technology and social media has changed consumer behavior patterns in online shopping activities. This study aims to examine the impact of social media on Muslim consumer behavior and analyze online consumer behavior from an Islamic economic perspective. This is a library research study with a descriptive qualitative approach. Data was collected through literature studies and analysis of various relevant previous research findings. The results show that online consumers tend to prioritize convenience, speed, competitive prices, and reviews from other users when deciding on a product. Social media plays a significant role as a source of information, a means of promotion, and a shaper of brand perception that influences the interests and purchasing decisions of Muslim consumers. In addition, trust and previous shopping experiences also strengthen consumer loyalty to certain platforms. The behavior of Muslim online consumers is driven by a combination of material and spiritual needs, where they not only seek shopping convenience but also ensure sharia compliance, such as the principles of halal and thayyib, the prohibition of tabzir, avoidance of gharar, and clarity of contracts. This study is expected to contribute to business actors in designing effective digital marketing strategies oriented towards the needs and preferences of Muslim online consumers.
IMPLEMENTASI PENGELOLAAN KEUANGAN RUMAH TANGGA SEBAGAI UPAYA CEGAH STUNTING Khairul Anwar; Nagita Histimuna Aisyah; Minati Maulida; Dwi Marlinda; Haryani Haryani
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2025): Volume 6 No 3 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i3.43337

Abstract

Implementasi Pengelolaan Keuangan Rumah Tangga sebagai Upaya Cegah Stunting dapat dilakukan mulai dari lingkup kecil yaitu keluarga, dimana keluarga terdiri dari ayah, ibu dan anak yang koadratya seorang ayah yang memenuhi kebutuhan rumah tangga atau mencari nafkah, dari situ kita perlu mengelola keuangan yang benar dan teliti biasanya dilakukan oleh seorang ibu rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mengapa keuangan rumah tangga harus dikelola dengan baik, serta menganalisis bagaimana mengimplementasikan penggunaan keuangan rumah tangga untuk mencegah stunting. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan yang menggunakan metode kualitatif dengan strategi purposive sampling yaitu metode pemilihan sampel berdasarkan parameter yang telah ditentukan. Sementara metode pengumpulan datanya menggunakan teknik wawancara online melalui google form dan dokumentasi. Untuk menganalisis data dan informasi, alat yang digunakan adalah teknik analisis data triangulasi dengan tahapan reduksi data, pemaparan data dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anggaran rumah tangga dikelola dengan baik, terutama oleh ibu rumah tangga, hal ini dilakukan sebagai bekal masa depan keluarga, terutama masa depan sang anak. Dengan mengalokasikan dana anggaran yang benar, keluarga akan selalu dapat memenuhi kebutuhan gizi, kesehatan, dan pendidikan, yang merupakan landasan utama untuk meningkatkan kualitas hidup.
Fungsi Manajemen Pada Lembaga Zakat (Studi Kasus di UPZIS Wonopringgo Pekalongan) Khairul Anwar; Novalini Jailani; Fikrotus Shofi; Tarmidzi
AMAL: Jurnal Ekonomi Syariah Vol. 7 No. 1 (2025): Juni
Publisher : UIN AM. Sangadji Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/eksy.v7i1.8125

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis fungsi manajemen pada lembaga zakat UPZIS Wonopringgo Pekalongan. Penelitian adalah penelitian lapangan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder, data primer diperoleh dari wawancara dengan pengelola UPZIS Bapak Nur Anafi, sedangkan data sekunder berasal dari buku, jurnal, dan artikel lainnya yang relevan. Hasil penelitian ini menunjukan penerapan fungsi manajemen pada lembaga zakat (UPZIS) di Wonopringgo, sudah berjalan dengan baik, namun belum maksimal, dikarenakan tingkat kesadaran masyarakat yang kurang akan pentingnya berzakat. Prinsip perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan sudah diterapkan di UPZIS Wonopringgo. Salah satu bentuk program di UPZIS Wonopringgo adalah adanya program koin NU, yang diambil setiap bulannya di masyarakat.
Halal Washing in Digital Marketing of Sharia-Compliant Fintech: Content Deconstruction and Consumer Complaints Muhamad Masrur; Maghfur; Susminingsih; Khairul Anwar
Lan Tabur: JURNAL EKONOMI SYARIAH Vol. 8 No. 1 (2026): September
Publisher : LAN TABUR: Jurnal Ekonomi Syariah The Islamic University of KH. Achmad Muzakki Syah Jember, East Java. Jember Jln. Manggar Gebang Poreng 139A Patrang Jember Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/lt.v8i1.226

Abstract

Introduction: This research deconstructs halal washing practices in digital marketing of six OJK-licensed sharia-compliant P2P lending fintech platforms in Indonesia. Deconstruction is necessary because existing studies analyze gaps in sharia compliance from either marketing content or consumer complaints separately, never simultaneously, so the mechanism linking symbolic sharia claims to documented consumer losses has not yet been empirically mapped. Methods: Qualitative Content Analysis (QCA) with critical-interpretive paradigm was applied to 799 coding units from two corpora: 412 units of digital marketing content and 387 units of consumer complaints (January 2022–December 2024), using an 8-dimension/31-code codebook (Cohen's Kappa κ = 0.74). Derridean Deconstruction and Signaling Theory serve as dual epistemological frameworks. Results: a. A three-level halal washing typology was identified: Symbolic-Visual (65.8% of content), Terminological (78.4%), and Authoritative (38.1%), each confirmed by directly correlated consumer complaints, b. Sharia différance proven empirically: 0% of content provided publicly accessible contract documents or DPS reports, c. Empty signaling market confirmed: signal costs far lower than actual compliance costs, causing all sharia signals including DPS endorsements to lose informative function. d. A Digital Halal Washing Reproduction Cycle Model was constructed through four structural mechanisms: information asymmetry, digital oversight deficit, visual-symbolic heuristics, and asymmetric economic incentives. Conclusion and suggestion: This study concludes that halal washing in Indonesian sharia fintech digital marketing is a systemic phenomenon in which symbolic sharia claims are not consistently supported by substantive compliance, creating a gap between marketing narratives and consumer experiences. By integrating Derridean Deconstruction and Signaling Theory, this study extends the concept of halal washing and proposes a three-level typology comprising symbolic-visual, terminological, and authoritative halal washing. The findings imply that OJK and DSN-MUI should establish explicit standards and periodic audits for digital sharia marketing claims to strengthen consumer protection and industry credibility. Future studies are encouraged to examine halal washing across other Islamic financial sectors and different regulatory contexts to validate and refine the proposed conceptual framework.