Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MAQASID SYARIAH AND THE ETHICAL TURN IN ISLAMIC EDUCATIONAL MANAGEMENT Wildan Miftahussurur; Abdul Goffar; Abdul Haq As
Almustofa Journal of Islamic Studies and Research Vol 2 No 2 (2025): Transformasi Pemikiran Islam di Era Digital
Publisher : BAMALA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article examines the ethical turn in Islamic educational management by positioning Maqasid Syariah as an operational ethical framework rather than a purely normative or legal construct. Responding to the limitations of technocratic and performance-driven governance models, the study argues that contemporary Islamic educational institutions require a value-oriented approach capable of integrating managerial effectiveness with moral responsibility. Using a conceptual and analytical methodology, the article synthesises classical and contemporary Maqasid scholarship with theories of ethical and values-based educational management. The analysis demonstrates that Maqasid Syariah functions as an ethical architecture that reorients managerial decision-making towards human dignity, intellectual development, social justice, and long-term sustainability. The study further illustrates how this ethical framework can be operationalised across key domains of educational management, including leadership, human resource management, curriculum governance, quality assurance, and financial stewardship. By embedding ethical considerations into routine managerial processes, Maqasid Syariah enables Islamic educational institutions to navigate modern governance demands without compromising their moral and educational missions. The article contributes to the literature by bridging the gap between normative Islamic ethics and practical management, offering a conceptual foundation for ethically coherent and contextually responsive educational governance.
ARSITEKTUR MANAJEMEN PENDIDIKAN ALA MAQASID SYARIAH Wildan Miftahussurur; Rayhan Rayhan; Silfin Aisyah
Halaqah: Journal of Multidisciplinary Islamic Studies Vol 2 No 2 (2025): Halaqah: Journal of Multidisciplinary Islamic Studies
Publisher : LP2M STIK KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62509/hjis.v2i2.311

Abstract

Penelitian ini mengkaji rekonstruksi tata kelola pendidikan Islam melalui pendekatan maqasid syariah dengan menempatkannya sebagai fondasi epistemik dan kerangka nilai dalam proses perumusan kebijakan pendidikan. Pendidikan Islam selama ini cenderung terjebak dalam birokratisasi yang menekankan indikator administratif, sehingga menjauh dari ruh nilai yang menjadi tujuan pendiriannya. Melalui studi kepustakaan mendalam terhadap karya-karya klasik seperti al-Ghazali, al-Syatibi, dan al-Mawardi, serta literatur kontemporer, penelitian ini menemukan bahwa maqasid syariah tidak hanya berfungsi sebagai tujuan normatif, tetapi juga sebagai paradigma sistemik yang mengatur cara lembaga pendidikan menyusun struktur dan mengambil keputusan. Penelitian ini menegaskan bahwa terdapat tiga dimensi penting dalam membangun arsitektur governansi pendidikan Islam berbasis maqasid, yakni qashd al-ta’sis sebagai arah pendirian lembaga, mas’uliyyah sebagai kerangka akuntabilitas moral dan spiritual, dan legitimasi syar‘i sebagai dasar stabilitas kelembagaan. Integrasi ketiga dimensi tersebut membentuk model tata kelola bernilai yang mampu menjawab tantangan modern tanpa kehilangan identitas keagamaan. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa rekonstruksi governansi pendidikan Islam harus dimulai dari pembaruan paradigma nilai, bukan sekadar perbaikan administratif. Dengan demikian, pendidikan Islam dapat kembali menjalankan fungsinya sebagai institusi peradaban yang menanamkan nilai, membentuk karakter, dan menjaga kemaslahatan publik.