Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Motivasi terhadap Minat Mahasiswa Akuntansi Mengikuti Pendidikan Profesi Akuntansi Mukarramah Syukur; Dwi Ayu Siti Hartinah; Nurul Huda Yus’an; Arif Rahman Hasdik
Jurnal Riset Akuntansi Volume 5, No. 2, Desember 2025, Jurnal Riset Akuntansi (JRA)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jra.v5i2.8552

Abstract

Abstract. This study aims to analyze the influence of quality motivation, career motivation, and economic motivation on accounting students' interest in attending Accounting Profession Education (PPAk). This study uses McClelland's Motivation Theory as a basis for understanding the drive for achievement, power, and affiliation in educational decisions. The research method used is quantitative with data collection techniques through questionnaires. The sample in this study amounted to 81 respondents who were accounting students at [University Name/Region]. The data analysis technique used multiple linear regression analysis processed with SPSS software. The results showed that simultaneously, quality, career, and economic motivations had a significant effect on interest in attending PPAk. However, partially, only Career Motivation had a positive and significant effect, making it the main determinant factor. Conversely, Quality Motivation and Economic Motivation did not have a significant effect on student interest. These findings indicate that student decisions tend to be pragmatic and oriented towards achieving professional status (career) rather than mere academic deepening or short-term financial incentives. Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi kualitas, motivasi karir, dan motivasi ekonomi terhadap minat mahasiswa akuntansi untuk mengikuti Pendidikan Profesi Akuntan (PPAk). Penelitian ini menggunakan Teori Motivasi McClelland sebagai landasan untuk memahami dorongan prestasi, kekuasaan, dan afiliasi dalam keputusan pendidikan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 81 responden yang merupakan mahasiswa akuntansi di Universitas Negeri Makassar. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda yang diolah dengan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan, motivasi kualitas, karir, dan ekonomi berpengaruh signifikan terhadap minat mengikuti PPAk. Namun, secara parsial, hanya Motivasi Karir yang berpengaruh positif dan signifikan, menjadikannya faktor determinan utama. Sebaliknya, Motivasi Kualitas dan Motivasi Ekonomi tidak berpengaruh signifikan terhadap minat mahasiswa. Temuan ini mengindikasikan bahwa keputusan mahasiswa cenderung pragmatis dan berorientasi pada pencapaian status profesional (karir) dibandingkan pendalaman akademik semata atau insentif finansial jangka pendek.
Pengaruh Lingkungan, Kualitas Pelayanan, dan Dukungan Sosial terhadap Retensi Siswa Mukarramah Syukur; Adriansyah Adriansyah; Dini Kamilia Salma
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9025

Abstract

Retensi siswa merupakan salah satu indikator penting dalam menilai keberhasilan dan keberlanjutan lembaga pendidikan, termasuk pondok pesantren. Kemampuan lembaga dalam mempertahankan siswa tidak hanya dipengaruhi oleh aspek akademik, tetapi juga oleh kualitas lingkungan belajar, layanan yang diberikan, serta dukungan sosial yang diterima siswa selama menempuh pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh lingkungan, kualitas pelayanan, dan dukungan sosial terhadap retensi siswa pada pondok pesantren di Kota Palopo. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian eksplanatori. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner, observasi, dan dokumentasi terhadap 100 siswa yang dipilih sebagai responden penelitian. Analisis data dilakukan menggunakan SPSS melalui statistik deskriptif, uji validitas dan reliabilitas, uji asumsi klasik yang meliputi normalitas, multikolinearitas, dan heteroskedastisitas, serta analisis regresi linier berganda. Pengujian hipotesis dilakukan menggunakan uji t dan uji F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial variabel lingkungan berpengaruh positif dan signifikan terhadap retensi siswa (β = 0,394; p = 0,056), sedangkan kualitas layanan tidak berpengaruh signifikan terhadap retensi siswa (β = -0,204; p = 0,280). Variabel dukungan sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap retensi siswa pada tingkat signifikansi 10% (β = 0,324; p = 0,087). Secara simultan, lingkungan, kualitas layanan, dan dukungan sosial berpengaruh signifikan terhadap retensi siswa (F = 7,345; p < 0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa lingkungan belajar yang kondusif dan dukungan sosial yang kuat merupakan faktor penting dalam meningkatkan retensi siswa di lingkungan pesantren. Oleh karena itu, pengelola pesantren perlu mengoptimalkan kualitas lingkungan pendidikan dan memperkuat sistem dukungan sosial guna meningkatkan keberlangsungan pendidikan siswa dan meminimalkan potensi putus sekolah.