Putu Raka Setya Putra
Telkom University

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pelatihan Teknik Stroboskopik untuk Komunitas Fotografi Snaphot Kabupaten Bandung: Mendokumentasikan Tari Tradisi dalam Mengangkat Budaya Lokal Yosa Fiandra; Putu Raka Setya Putra; Yayat Sudaryat
Jurnal Pengabdian Seni Vol 6, No 2 (2025): NOVEMBER 2025
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/jps.v6i2.15829

Abstract

Teknik pencahayaan stroboskopik dalam fotografi memungkinkan perekaman gerakan berulang kali dalam satu frame sehingga menampilkan ritme serta pola gerakan yang lebih dinamis. Teknik ini sangat berguna untuk mencatat gerakan tarian, terutama tarian tradisional yang memiliki banyak ekspresi, pola, dan ritme gerakan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan setiap individu dari komunitas fotografi dapat menguasai teknik stroboskopik untuk membuat dokumentasi budaya tradisional, terutama seni tari, menjadi lebih baik. Pelatihan ini akan mencakup pengenalan lengkap semua teori dasar pencahayaan strobo fotografi, praktik langsung cara memotret dengan berbagai pengaturan strobo, dan evaluasi dari setiap karya peserta. Empat puluh tiga peserta diajarkan cara menghitung frekuensi dan durasi pencahayaan serta eksposur yang dipergunakan. Selain itu, mereka belajar menyinkronkan teknologi kamera dan flash lighting dengan gerakan penari, untuk dapat menghasilkan gambar yang indah serta representasi pola gerakan yang lebih jelas. Setelah kegiatan ini selesai, para peserta akan lebih memahami dalam cara proses pemotretan dinamika gerakan tari menggunakan metode pencahayaan artificial light  karena metode ini mampu menampilkan karya foto gerakan penari secara jelas dalam 3-5 fase gerakan dalam satu frame. Indikator dari pemahaman ini adalah mampu menghasilkan gambar dengan menggunakan teknik stroboskopik yang dipresentasikan pada saat preview karya. Pelatihan ini sangat penting karena dapat meningkatkan pemahaman setiap peserta tentang fotografi gerak secara teknis fotografi dan pengaplikasian pada saat proses pemotretan. Melalui pelatihan ini peserta meningkatkan keahlian untuk menvisualkan seni tari tradisional melalui medium karya visual fotografi. Teknik fotografi stroboskopik ini dapat menampilkan bentuk visual dua dimensi yang lebih menarik dan bermanfaat untuk mendokumentasikan budaya serta menjaga dan meningkatkan citra seni budaya indonesia. The stroboscopic lighting technique in photography allows for repeated motion recording in a single frame, thus displaying rhythms and more dynamic movement patterns. This technique is highly essential for recording dance movements, especially traditional dances that have a lot of expression, patterns, and rhythms of movements. This activity aims to improve the individual skill of the photography community, particularly developing stroboscopic technique in order to be more capable of capturing dance. This training involved a complete introduction to all the basic theories of photographic strobe lighting, hands-on practice of how to shoot with various strobe settings, and evaluation of each participant's work. Forty-three participants participated in mastering how to calculate the frequency and duration of exposure and synchronize the camera with flash lighting during shooting the dancers' movements. The result indicates that the participants achieve higher understanding of the process of shooting the dynamics of dance movements using the artificial light lighting method, which is able to display the dancer's movement photos clearly in 3-5 movement phases in one frame. The indicator of this understanding is being able to produce images using stroboscopic techniques presented at the time of the preview of the work. This activity is highly essential as it can increase each participant's understanding of motion photography technically and its application during the shooting process. Through this program, participants are able to improve their skills in visualizing traditional dance through photography. This stroboscopic photography technique can display a more attractiv two-dimensional visual form, maintain, and improve the image of Indonesian cultural art.
REPRESENTASI PENGALAMAN PENGGUNA PRODUK MELALUI TEKNIK FOTOGRAFI DAN SINEMATOGRAFI PADA IKLAN CANON EOS R5 IN SPACE Putu Raka Setya Putra; Chris Chalik
Tanra: Jurnal Desain Komunikasi Visual Fakultas Seni Dan Desain Universitas Negeri Makassar Vol 13, No 2 (2026): Agustus
Publisher : Universitas Negeri makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/tanra.v13i2.82795

Abstract

@font-face {font-family:"Cambria Math"; panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; mso-font-charset:0; mso-generic-font-family:roman; mso-font-pitch:variable; mso-font-signature:-536870145 1107305727 0 0 415 0;}p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal {mso-style-unhide:no; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; margin-top:0cm; margin-right:.35pt; margin-bottom:.25pt; margin-left:1.0pt; text-align:justify; text-justify:inter-ideograph; text-indent:-.5pt; line-height:110%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; mso-bidi-font-size:12.0pt; font-family:"Times New Roman",serif; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; color:black; mso-font-kerning:1.0pt; mso-ligatures:standardcontextual; mso-fareast-language:EN-ID;}.MsoChpDefault {mso-style-type:export-only; mso-default-props:yes; font-family:"Aptos",sans-serif; mso-ascii-font-family:Aptos; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-theme-font:minor-fareast; mso-hansi-font-family:Aptos; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:minor-bidi; mso-font-kerning:1.0pt; mso-ligatures:standardcontextual; mso-fareast-language:EN-ID;}.MsoPapDefault {mso-style-type:export-only; margin-bottom:8.0pt; line-height:115%;}div.WordSection1 {page:WordSection1;}Penelitian ini membahas representasi pengalaman pengguna produk yang dibangun melalui penerapan teknik fotografi dan sinematografi dalam iklan Canon EOS R5 in Space. Iklan ini dipilih karena menampilkan pendekatan visual yang tidak konvensional dengan menempatkan kamera pada konteks luar angkasa, sehingga menghasilkan pengalaman visual yang kuat dan berkesan bagi audiens. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran elemen visual sebagai sarana pembentukan pengalaman pengguna dalam iklan produk teknologi. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui analisis visual terhadap unsur fotografi dan sinematografi, meliputi komposisi, sudut pengambilan gambar, pencahayaan, warna, pergerakan kamera, serta alur penyuntingan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik visual sinematik berperan sebagai media komunikasi yang merepresentasikan nilai produk, seperti ketangguhan, presisi, dan inovasi teknologi, yang secara tidak langsung membentuk persepsi serta pengalaman pengguna. Pengalaman tersebut disampaikan melalui narasi visual simbolik tanpa melibatkan interaksi langsung. Penelitian ini merekomendasikan pemanfaatan strategi visual yang terkonsep untuk memperkuat pengalaman pengguna dalam perancangan iklan teknologi.