Moch. Hilman Taabudilah
STAI Sebelas April Sumedang, Jawa Barat, Indonesia

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Implementasi Pembelajaran Berbasis Proyek Dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Moch. Hilman Taabudilah; Trisna Muhlis; Ratna Nur’aeni
Ulumuddin: Journal of islamics Study Vol. 1 No. 2 (2025): Ulumuddin: Journal of islamics Study
Publisher : STAI Darussalam Kunir

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62824/yx7w9m09

Abstract

Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di sekolah masih cenderung berpusat pada guru sehingga kemampuan berpikir kritis siswa belum berkembang secara optimal. Kondisi tersebut menuntut penerapan model pembelajaran yang mampu melibatkan siswa secara aktif dalam proses belajar. Salah satu alternatif yang relevan adalah pembelajaran berbasis proyek (Project-Based Learning/PjBL). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pembelajaran berbasis proyek dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran PAI. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui studi kepustakaan (library research). Data diperoleh dari artikel jurnal nasional dan sumber ilmiah relevan yang dipublikasikan dalam sepuluh tahun terakhir, kemudian dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pembelajaran berbasis proyek mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa, yang ditandai dengan meningkatnya kemampuan siswa dalam menganalisis permasalahan keagamaan, mengemukakan pendapat secara logis, bekerja sama dalam kelompok, serta mengaitkan materi PAI dengan kehidupan sehari-hari. Selain itu, siswa menunjukkan sikap lebih aktif, mandiri, dan bertanggung jawab dalam proses pembelajaran. Simpulan penelitian ini adalah bahwa pembelajaran berbasis proyek efektif diterapkan dalam pembelajaran PAI untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Implikasi penelitian ini diharapkan dapat dijadikan sebagai alternatif strategi pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam.
Evaluasi Strategi Pembelajaran dalam Pendidikan Agama Islam untuk Meningkatkan Mutu Pembelajaran dan Mencapai Tujuan Pendidikan yang Holistik di Era Modern Moch. Hilman Taabudilah; Siti Nur Asyiah; Dzaki Fauzan
Ulumuddin: Journal of islamics Study Vol. 1 No. 2 (2025): Ulumuddin: Journal of islamics Study
Publisher : STAI Darussalam Kunir

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62824/b1da3h53

Abstract

Evaluasi strategi pembelajaran merupakan komponen krusial dalam menjamin mutu pendidikan, khususnya dalam Pendidikan Agama Islam (PAI) yang menekankan pada aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hakikat, urgensi, tujuan, serta strategi evaluasi dalam pembelajaran PAI sebagai upaya meningkatkan kualitas instruksional. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research). Data dikumpulkan melalui telaah jurnal nasional terakreditasi dan buku teks yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa evaluasi dalam PAI tidak hanya berfungsi sebagai alat ukur hasil belajar, tetapi juga sebagai instrumen refleksi pedagogis untuk memperbaiki strategi, metode, dan media pembelajaran secara berkelanjutan. Implementasi evaluasi yang efektif dalam PAI memerlukan integrasi antara metode kuantitatif dan kualitatif melalui instrumen tes dan non-tes guna menangkap perkembangan karakter serta internalisasi nilai-nilai religius peserta didik secara holistik.
Penerapan Sistem Moving Class Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) Moch. Hilman Taabudilah; Annisa Fauziah Nursya’bani
Ulumuddin: Journal of islamics Study Vol. 1 No. 2 (2025): Ulumuddin: Journal of islamics Study
Publisher : STAI Darussalam Kunir

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62824/z6yc0z50

Abstract

Motivasi belajar merupakan faktor penting yang memengaruhi keberhasilan siswa dalam proses pembelajaran, termasuk pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Pembelajaran PAI yang masih didominasi pendekatan konvensional dan berpusat pada guru berpotensi menurunkan minat serta motivasi belajar siswa. Salah satu alternatif pembelajaran yang dikembangkan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah penerapan sistem moving class yang menekankan variasi lingkungan belajar melalui perpindahan ruang kelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan sistem moving class dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan menganalisis lima artikel ilmiah yang relevan dan diterbitkan dalam sepuluh tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa sistem moving class mampu meningkatkan motivasi belajar siswa melalui terciptanya suasana belajar yang lebih dinamis, mengurangi kejenuhan, serta mendorong keterlibatan aktif siswa dalam pembelajaran PAI. Efektivitas penerapan sistem ini dipengaruhi oleh kesiapan guru, pengelolaan kelas, serta ketersediaan sarana dan prasarana pendukung. Penelitian ini menunjukkan bahwa sistem moving class dapat dijadikan sebagai strategi pembelajaran yang relevan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam serta dapat menjadi acuan bagi sekolah dan guru dalam mengembangkan pembelajaran PAI yang lebih inovatif dan adaptif.
Refleksi Dan Perbaikan Strategi Pembelajaran PAI Moch. Hilman Taabudilah; Ukhti Nurahmah; Yunita Rahmawati S.
Ulumuddin: Journal of islamics Study Vol. 1 No. 2 (2025): Ulumuddin: Journal of islamics Study
Publisher : STAI Darussalam Kunir

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62824/zvxz2x40

Abstract

Istilah refleksi meski sering terdengar, namun bisa jadi pemahaman tentang hal tersebut belum utuh. Seorang guru harus menguasai keilmuan tentang refleksi secara keseluruhan, mengingat tugas pookoknya yaitu mengajar yang selalu membutuhkan kegiatan refleksi. Tujuan penelitian ini yatitu dalam rangka upaya memahami dan menerapkan refleksi pembelajaran sebagai strategi guru untuk meningkatkan kualitas dan efektivitas pembelajaran. Metode yang digunakan adalah studi literatur melalui analisis buku, artikel ilmiah, dan dokumen terkait. Hasil kajian menunjukkan refleksi memungkinkan guru untuk meninjau kembali pengalaman pembelajaran yang telah dilaksanakan, memahami keterlibatan dan respon peserta didik, serta mengidentifikasi berbagai kelebihan dan kelemahan dari strategi pembelajaran yang digunakan. Hasil refleksi tersebut selanjutnya menjadi dasar bagi guru untuk melakukan perbaikan strategi pembelajaran, baik dari segi metode, media, pendekatan, maupun pengelolaan kelas.
Implementasi Ragam Strategi Pembelajaran Inovatif Dalam Konteks Pendidikan Di Indonesia: Sebuah Tinjauan Komprehensif Moch. Hilman Taabudilah; Salsabil Sahla Nabila; Syipa Nurul Aeni
Ulumuddin: Journal of islamics Study Vol. 1 No. 2 (2025): Ulumuddin: Journal of islamics Study
Publisher : STAI Darussalam Kunir

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62824/qm66sd87

Abstract

Pendidikan di Indonesia terus mengalami transformasi untuk menjawab tantangan zaman, dengan fokus pergeseran dari paradigma pengajaran konvensional yang berpusat pada guru menuju pendekatan yang lebih inovatif, aktif, dan berpusat pada siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menyajikan tinjauan komprehensif mengenai implementasi berbagai strategi pembelajaran inovatif di berbagai jenjang dan mata pelajaran dalam sistem pendidikan Indonesia. Dengan menggunakan metode tinjauan literatur sistematis terhadap sejumlah penelitian yang relevan, artikel ini mengkaji penerapan strategi seperti pembelajaran berbasis inkuiri, pembelajaran berdiferensiasi, pembelajaran aktif, serta model-model yang terintegrasi teknologi seperti blended learning, flipped classroom, dan project-based learning (PjBL). Temuan dari berbagai studi kasus dan penelitian tindakan kelas menunjukkan bahwa implementasi strategi-strategi ini secara signifikan dapat meningkatkan motivasi belajar, keterlibatan siswa, kemampuan berpikir kritis, dan hasil belajar secara keseluruhan. Namun, keberhasilan implementasi ini tidak terlepas dari berbagai tantangan, termasuk kompetensi dan kesiapan guru, ketersediaan sumber daya dan teknologi, serta perlunya dukungan kelembagaan yang berkelanjutan. Kesimpulannya, adopsi strategi pembelajaran inovatif merupakan kunci untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional, namun efektivitasnya sangat bergantung pada adaptasi kontekstual dan pengembangan profesionalisme guru secara berkelanjutan.
Implementasi Model Pembelajaran Berbasis Proyek Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Maulana Rizal Fahira; Hamdan Rahmat Ramadhan; Moch. Hilman Taabudilah
Ulumuddin: Journal of islamics Study Vol. 1 No. 2 (2025): Ulumuddin: Journal of islamics Study
Publisher : STAI Darussalam Kunir

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62824/dnhh9784

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi model Pembelajaran Berbasis Proyek (Project-Based Learning) dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik. Model Pembelajaran Berbasis Proyek menekankan pada keterlibatan aktif peserta didik melalui kegiatan perencanaan, pelaksanaan, dan penyelesaian proyek yang kontekstual dengan materi pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian adalah peserta didik pada salah satu satuan pendidikan. Teknik pengumpulan data meliputi tes hasil belajar, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis dengan membandingkan hasil belajar peserta didik sebelum dan sesudah penerapan model Pembelajaran Berbasis Proyek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Pembelajaran Berbasis Proyek dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik secara signifikan. Selain itu, model ini juga mampu meningkatkan keaktifan, motivasi, dan kerja sama peserta didik dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa implementasi model Pembelajaran Berbasis Proyek efektif digunakan sebagai alternatif model pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik.