Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di sekolah masih cenderung berpusat pada guru sehingga kemampuan berpikir kritis siswa belum berkembang secara optimal. Kondisi tersebut menuntut penerapan model pembelajaran yang mampu melibatkan siswa secara aktif dalam proses belajar. Salah satu alternatif yang relevan adalah pembelajaran berbasis proyek (Project-Based Learning/PjBL). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pembelajaran berbasis proyek dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran PAI. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui studi kepustakaan (library research). Data diperoleh dari artikel jurnal nasional dan sumber ilmiah relevan yang dipublikasikan dalam sepuluh tahun terakhir, kemudian dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pembelajaran berbasis proyek mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa, yang ditandai dengan meningkatnya kemampuan siswa dalam menganalisis permasalahan keagamaan, mengemukakan pendapat secara logis, bekerja sama dalam kelompok, serta mengaitkan materi PAI dengan kehidupan sehari-hari. Selain itu, siswa menunjukkan sikap lebih aktif, mandiri, dan bertanggung jawab dalam proses pembelajaran. Simpulan penelitian ini adalah bahwa pembelajaran berbasis proyek efektif diterapkan dalam pembelajaran PAI untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Implikasi penelitian ini diharapkan dapat dijadikan sebagai alternatif strategi pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam.