Peningkatan populasi lansia di Indonesia menuntut perhatian serius terhadap kualitas hidup mereka, terutama dalam hal lingkungan tempat tinggal. Namun nyatanya, banyak panti werdha yang belum memperhatikannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan tata letak dan sirkulasi terhadap aksesibilitas lansia di panti werdha, difokuskan pada analisis mendalam terhadap pentingnya tata letak dan sirkulasi pada aksesibilitas lansia di Wisma Sahabat Baru, Jakarta Barat. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini mengidentifikasi berbagai kendala fisik yang dihadapi lansia dalam beraktivitas sehari-hari akibat desain ruang yang kurang memadai. Data dikumpulkan menggunakan teknik observasi, survei, wawancara, dan studi literatur untuk mendapatkan konsep dan teori tentang psikologi dan arsitektur. Manfaat penelitian diharapkan menambah pengetahuan baru bagi peneliti maupun masyarakat dan sebagai masukan kepada pihak pengelola panti werdha. Hasil penelitian menemukan bahwa tata letak dan sirkulasi pada aksesibilitas lansia di Panti Wredha sangat diperlukan. Sejumlah aspek dalam tata letak dan sirkulasi yang perlu diperbaiki untuk meningkatkan aksesibilitas lansia, adalah lebar lorong yang sempit, kurangnya pegangan tangan di area yang diperlukan, dan ketidaksesuaian ketinggian permukaan lantai. Kondisi-kondisi ini secara signifikan menghambat mobilitas lansia, meningkatkan risiko jatuh, dan mengurangi tingkat kemandirian mereka. Selain itu, penelitian ini juga menemukan pentingnya menciptakan lingkungan yang mendukung interaksi sosial antar penghuni. Penelitian ini memberikan rekomendasi konkret untuk perbaikan, antara lain pelebaran lorong, penambahan pegangan tangan di sepanjang koridor dan tangga, serta penyediaan ramp yang sesuai dengan standar aksesibilitas. Dengan melakukan penyesuaian-penyesuaian tersebut, diharapkan Wisma Sahabat Baru dapat menjadi contoh bagi panti werdha lainnya dalam menciptakan lingkungan yang lebih ramah lansia. Lebih lanjut, penelitian ini berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan dalam bidang desain lingkungan yang berpusat pada pengguna, khususnya lansia.