Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

OPTIMALISASI PERAN TENAGA PUSTAKAWAN DALAM PROSES PENGELOLAAN BUKU DI PERPUSTAKAAN Kamaluddin Mantasa; Andi Siti Nur Aisyah Alawiyah
JURNAL ILMU PERPUSTAKAAN (JIPER) Vol. 6, No.2 (2024): September dan CFP Konferensi Internasional
Publisher : Unversitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jiper.v6i2.32452

Abstract

Studi ini menggali peran krusial pustakawan dalam mengelola koleksi buku di perpustakaan, dengan menyoroti perubahan peran mereka dari sekadar penjaga buku menjadi fasilitator informasi yang aktif serta mitra strategis dalam dunia akademik. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini membahas berbagai aspek penting dalam pengelolaan bukumulai dari proses akuisisi, klasifikasi, katalogisasi, hingga distribusi. Penelitian ini juga mengangkat sejumlah tantangan yang kerap dihadapi pustakawan, seperti terbatasnya pelatihan, kekurangan tenaga kerja, minimnya dukungan kelembagaan, dan kesenjangan dalam pemanfaatan teknologi. Sebagai respons terhadap tantangan tersebut, studi ini menawarkan sejumlah solusi strategis, seperti pengembangan kapasitas profesional secara berkelanjutan, pemanfaatan sistem teknologi informasi, serta peningkatan kerja sama dengan berbagai pihak di dunia pendidikan. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan mengacu pada model analisis data dari Miles dan Huberman (1994), yang meliputi tiga tahapan utama: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil temuan menunjukkan bahwa ketika peran pustakawan dioptimalkan, kualitas layanan perpustakaan meningkat secara signifikan. Hal ini tidak hanya memperkuat lingkungan belajar yang lebih inklusif, tetapi juga berkontribusi pada peningkatan mutu pendidikan secara keseluruhan. Studi ini memberikan wawasan berharga bagi para pembuat kebijakan dan institusi yang ingin memodernisasi pengelolaan perpustakaan sekaligus mengangkat derajat profesionalisme pustakawan di Indonesia.