Susi Sih Kusumawardhany
Universitas Pamulang, Tangerang Selatan, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PEMAHAMAN PENCATATAN AKUNTANSI KEUANGAN DALAM PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN AKUNTABEL PADA INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI NASIONAL Yunita Kurnia Shanti; Susi Sih Kusumawardhany; Sudarmadi Sudarmadi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi (JPMEMA) Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi (JPMEMA - Desembe
Publisher : Yayasan Bina Internusa Mabarindo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63893/jpmema.v4i2.331

Abstract

Penerapan sistem akuntabilitas dalam penyusunan laporan keuangani mengacu pada penggunaan serangkaian prosedur dan kebijakan untuk memastikan bahwa semua tahapan dalam proses penyusunan laporan keuangan dilakukan dengan standar yang tinggi dan terukur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pemahaman pencatatan akuntansi keuangan dalam penyusunan laporan keuangan yang akuntabilitas. Akuntansi memiliki peranan yang sangat penting sebagai sarana bantu untuk pengambilan seluruh keputusan-keputusan yang berhubungan dengan ekonomi dan keuangan, baik dalam akuntansi sektor publik maupun sektor swasta. Organisasi sektor publik sering kali dipandang sebagai organisasi yang tidak efisien dan jauh tertinggal dengan kemajuan dan perkembangan yang terjadi di sektor swasta. Hal ini bisa terjadi karena mayoritas manajemen organisasi sektor publik masih tergolong lemah, dan bahkan dianggap tidak begitu penting. Akuntabilitas dan transparansi memiliki hubungan yang sangat erat dalam menjalankan suatu organisasi nirlaba, dalam pengelolaan keuangan organisasi nirlaba harus dilakukan dengan transparan, sesuai fakta, dan tidak melebih-lebihkan atau mengurangi informasi yang disampaikan. Dalam pengelolan organisasi nirlaba sikap amanah harus dilakukan menyangkut kejujuran dan dapat dipercaya, supaya selalu dapat dipercaya untuk menjalankan suatu amanah tersebut. Pentingnya akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan suatu organisasi nirlaba diharapkan dapat mewujudkan pertanggungjawaban tindakan dan keputusan dalam laporan keuangan. Untuk menumbuhkan sebuah kepercayaan, pengelola memiliki kewajiban melaporkan dan menjelaskan setiap aktivitas transaksi keuangan yang sedang terjadi baik itu dana masuk ataupun keluar. Adanya transparansi dimaksudkan sebagai keterbukaan dalam mengelola laporan keuangan. Metode pengumpulan datanya berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Implementasi sistem ini telah secara signifikan meningkatkan transparansi dan akurasi dalam penyusunan laporan keuangan kinerja. Proses yang terdokumentasi dengan baik mempermudah audit dan verifikasi, sehingga informasi yang disajikan dalam laporan lebih lengkap dan jelas. Faktor penghambat penerapan sistem akuntabilitas dalam penyusunan laporan keuangan berupa kurangnya sumber daya manusia yang terlatih dalam akuntabilitas keuangan, terutama dalam manajemen dan pelaporan keuangan yang tepat waktu, serta infrastruktur teknologi yang kurang memadai.