Ester Selfia Napitupulu
Akademi Kebidanan Madina Husada, Panyabungan, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Relationship Between Husband's Support and Anxiety Levels Experienced by Pregnant Women at the Independent Midwifery Practice (BPM) of Lilis Suriani Tampubolon Ferika Desi; KhoirunnisaBatubara; Ester Selfia Napitupulu
International Journal of Medicine And publich Health Vol. 4 No. 2 (2026): International Journal of Medicine and Publich Health
Publisher : Cattleya Darmaya Fortuna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54209/mph.v4i2.49

Abstract

Pregnancy is a period accompanied by physical and psychological changes that can trigger anxiety in expectant mothers, particularly during the second and third trimesters. Husband support is one factor that plays a role in reducing anxiety. This study aimed to analyze the relationship between husband support and anxiety levels among pregnant women at the Lilis Suriani Tampubolon Independent Midwifery Practice (BPM) in Gunung Tua Lumban Pasir Village, Panyabungan District, Mandailing Natal Regency. The study employed a quantitative design with a correlational approach. The sample consisted of 50 pregnant women selected via random sampling. The instruments used were a husband support questionnaire and the Beck Anxiety Inventory (BAI). Data analysis was conducted using univariate and bivariate methods, specifically the Chi-Square test. The results showed that the majority of respondents received husband support categorized as "low" (60.0%), while the most common anxiety level was "moderate" (54.0%). Statistical analysis yielded a p-value of 0.003 (p < 0.05), indicating a significant relationship between husband support and anxiety levels in pregnant women. Pregnant women who received good support from their husbands tended to experience milder anxiety. In conclusion, husband support plays a crucial role in reducing anxiety levels among pregnant women during pregnancy.  
PENGARUH PENGETAHUAN IBU HAMIL, POLA MAKAN SEHAT, DAN DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP KEPATUHAN IBU HAMIL DALAM MENGIKUTI PROGRAM ANTENATAL CARE (ANC) DI PUSKESMAS MOMPANG KECAMATAN PANYABUNGAN KABUPATEN MANDAILING NATAL TAHUN 2025 Ferika Desi; Khoirunnisa Batubara; Ester Selfia Napitupulu
Benih : Journal of Midwifery Vol. 4 No. 02 (2025): Benih : Journal of Midwifery
Publisher : Cattleya Darmaya Fortuna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54209/benih.v4i02.501

Abstract

Abstrak Kepatuhan ibu hamil dalam mengikuti pemeriksaan Antenatal Care (ANC) merupakan faktor penting dalam upaya menurunkan angka kesakitan dan kematian ibu serta bayi. Namun, tingkat kepatuhan kunjungan ANC di beberapa wilayah kabupaten, termasuk Kabupaten Mandailing Natal, masih belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengetahuan ibu hamil, pola makan sehat, dan dukungan keluarga terhadap kepatuhan ibu hamil dalam mengikuti program ANC di Puskesmas Mompang Kecamatan Panyabungan , Kabupaten Mandailing Natal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei. Sampel penelitian berjumlah 30 ibu hamil yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar ibu hamil berada pada usia 21–35 tahun (80,0%), berpendidikan SMA (53,3%), dan merupakan multigravida (56,7%). Sebanyak 60,0% ibu hamil patuh dalam mengikuti kunjungan ANC. Hasil analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu hamil dengan kepatuhan ANC (p = 0,001), pola makan sehat dengan kepatuhan ANC (p = 0,001), serta dukungan keluarga dengan kepatuhan ANC (p = 0,000). Ibu hamil dengan pengetahuan baik, pola makan sehat yang baik, dan dukungan keluarga yang memadai memiliki tingkat kepatuhan ANC yang lebih tinggi dibandingkan ibu dengan kondisi sebaliknya. Dapat disimpulkan bahwa pengetahuan ibu hamil, pola makan sehat, dan dukungan keluarga berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan ibu hamil dalam mengikuti program ANC. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan edukasi kesehatan kehamilan, pembinaan pola makan sehat, serta penguatan peran suami dan keluarga dalam pendampingan ibu hamil sebagai strategi untuk meningkatkan kepatuhan ANC dan derajat kesehatan ibu dan janin.