Abstrak Kepatuhan ibu hamil dalam mengikuti pemeriksaan Antenatal Care (ANC) merupakan faktor penting dalam upaya menurunkan angka kesakitan dan kematian ibu serta bayi. Namun, tingkat kepatuhan kunjungan ANC di beberapa wilayah kabupaten, termasuk Kabupaten Mandailing Natal, masih belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengetahuan ibu hamil, pola makan sehat, dan dukungan keluarga terhadap kepatuhan ibu hamil dalam mengikuti program ANC di Puskesmas Mompang Kecamatan Panyabungan , Kabupaten Mandailing Natal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei. Sampel penelitian berjumlah 30 ibu hamil yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar ibu hamil berada pada usia 21–35 tahun (80,0%), berpendidikan SMA (53,3%), dan merupakan multigravida (56,7%). Sebanyak 60,0% ibu hamil patuh dalam mengikuti kunjungan ANC. Hasil analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu hamil dengan kepatuhan ANC (p = 0,001), pola makan sehat dengan kepatuhan ANC (p = 0,001), serta dukungan keluarga dengan kepatuhan ANC (p = 0,000). Ibu hamil dengan pengetahuan baik, pola makan sehat yang baik, dan dukungan keluarga yang memadai memiliki tingkat kepatuhan ANC yang lebih tinggi dibandingkan ibu dengan kondisi sebaliknya. Dapat disimpulkan bahwa pengetahuan ibu hamil, pola makan sehat, dan dukungan keluarga berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan ibu hamil dalam mengikuti program ANC. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan edukasi kesehatan kehamilan, pembinaan pola makan sehat, serta penguatan peran suami dan keluarga dalam pendampingan ibu hamil sebagai strategi untuk meningkatkan kepatuhan ANC dan derajat kesehatan ibu dan janin.