Setiap perusahaan harus mengantisipasi terjadinya krisis, karena dengan mengantisipasinya suatu perusahaan akan siap menghadapi krisis itu. Krisis dalam manajemen perusahaan merupakan suatu realitas yang harus dihadapi, ditanggulangi, dan dicari jalan pemecahannya agar tidak merugikan perusahaan itu sendiri. Kejadian musibah krisis yang menimpa setiap perusahaan, pihak manajemen tidak perlu takut dan bahkan dipandang sebagai hal yang normal, seperti resiko menghadapi suatu kerugian atau keuntungan dalam menghadapi persaingan bisnis yang menajam. Sangatlah penting bagi penulis untuk melihat permasalahan yang terjadi PT. Drydock World Graha Batam, terutama dalam menyelesaikan krisis melalui strategi komunikasi korporat, sehingga penelitian ini dapat dirumuskan untuk menjawab berbagai fenomena yang menyebabkan terjadinya krisis di PT. Drydock World Graha Batam; apakah ada hambatan-hambatan dalam menyelesaikan krisis tersebut; dan yang lebih penting adalah strategi apa yang digunakan dalam menyelesaikan krisis yang terjadi akibat konflik buruh di PT Drydock World Graha Batam. Masalah yang dirumuskan, ada beberapa tujuan yang ingin dicapai sehingga dapat menjawab dan menyelesaikan konflik yang dihadapi oleh PT Drydock World Graha Batam, antara lain, untuk mengetahui hal-hal apa saja yang menyebabkan terjadinya krisis di PT. Drydock World Graha di Batam; untuk mengetahui strategi komunikasi korporat yang digunakan dalam menyelesaikan krisis di PT Drydock World Graha Batam. Dari data penelitian yang penulis peroleh melalui wawancara dan pendekatan serta di pertajam melalui teori-teori, maka terdapat beberapa hal yang mendasari terjadi krisis di PT DWG, antara lain masalah ketenagaan kerjaan, adanya kesenjangan sosial, dan diskriminasi kepada para pekerja, seperti perbedaan gaji antara tenaga kerja Indonesia dan asing yang jauh berbeda sekali,. Selain itu juga perbedaan fasilitas, tunjangan-tunjangan dan pemotongan gaji oleh outsource.