Lulu Alwiyah
UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HHUBUNGAN ANTARA IKLIM ORGANISASI SEKOLAH DENGAN MOTIVASI KERJA GURU DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Zulfa Awaliyah Darajat; Lulu Alwiyah; Dewi Cahyani
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 4 (2025): Volume 10. No4, Desember 2025.
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i4.29724

Abstract

This study aims to determine the relationship between school organizational climate and teachers’ work motivation at the junior secondary school level. Organizational climate refers to teachers' collective perceptions of the school work environment, while work motivation relates to internal and external factors that influence teachers' enthusiasm and performance in carrying out teaching duties. The research method used is a quantitative approach with a correlational type. Data collection was carried out using a closed-ended questionnaire based on a Likert scale. The sample consisted of 17 teachers from SMP AL-ISHLAH in Tasikmalaya Regency. Data analysis was conducted using the Kolmogorov–Smirnov normality test and Pearson Product Moment correlation test. The results showed a very strong and significant relationship between the school’s organizational climate and teachers’ work motivation. The correlation coefficient obtained was r = 0.944 with a significance value of p = 0.0047. This finding indicates that the more positive the school organizational climate perceived by teachers, the higher their work motivation. This research highlights the importance of creating a supportive and motivating work environment in school management.
Internalisasi Ekoteologi melalui Manajemen Pendidikan untuk Membangun Kultur Green Pesantren Berkelanjutan di Pondok Pesantren Al-Kahfi Cirebon Ahmad Arif Billah; Lulu Alwiyah
TANZHIMUNA : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 6 No. 1 (2026): Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Buntet Pesantren Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54213/tanzhimuna.v6i1.847

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi manajemen pendidikan dalam menginternalisasi nilai-nilai ekoteologi untuk membangun kultur Green Pesantren berkelanjutan di Pondok Pesantren Al-Kahfi Cirebon. Masalah utama penelitian terletak pada belum terhubungnya pengetahuan keagamaan tentang kebersihan dan pelestarian alam dengan sistem manajerial yang membentuk kebiasaan ekologis santri. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui telaah dokumen, observasi lingkungan pesantren, dan kajian literatur tentang manajemen pendidikan Islam, ekoteologi, habituasi, serta eco-pesantren. Data dikumpulkan melalui observasi lingkungan pesantren yang dilaksanakan selama periode Januari–Maret 2026, studi dokumentasi, serta wawancara mendalam terhadap lima informan yang dipilih secara purposif, terdiri atas pengasuh pesantren, pengelola pesantren, ustadz, pengurus santri, dan santri yang terlibat dalam program lingkungan. Fokus observasi mencakup kondisi kebersihan lingkungan, pengelolaan sampah, pemanfaatan air, perawatan ruang hijau, serta pelaksanaan program lingkungan pesantren. Data dianalisis menggunakan fungsi manajemen Planning, Organizing, Actuating, and Controlling (POAC) dan diperkuat melalui pemetaan SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi ekoteologi dapat dilakukan melalui perencanaan visi ekologis, pengorganisasian satgas lingkungan santri, pelaksanaan program habituasi seperti LISA, Jumat Bersih, diet plastik, Green House, dan Balai Latihan Kerja, serta pengawasan melalui audit lingkungan dan sistem reward-punishment edukatif. Temuan ini menegaskan bahwa kultur Green Pesantren tidak cukup dibangun melalui nasihat normatif, tetapi memerlukan tata kelola pendidikan yang terukur, konsisten, dan partisipatif.