Muchammad Isma'il Fanani
Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

TRANSFORMASI NILAI SPIRITUALITAS DAN MOTIVASI AKADEMIK MELALUI ESTETIKA RELIGIUS DALAM SHOLAWAT AL-BANJARI Muchammad Isma'il Fanani; Agus Maimun; Sudirman Nahrawi
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.35007

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis proses transformasi nilai spiritualitas dan motivasi akademik melalui estetika religius dalam kegiatan sholawat Al-Banjari. Pendekatan yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan menelaah berbagai literatur ilmiah, buku, jurnal, dan dokumen yang relevan dengan tema spiritualitas, motivasi akademik, serta seni religius. Data dianalisis menggunakan teknik analisis konten dan sintesis informasi untuk menemukan pola dan hubungan antara nilai spiritual, aspek estetika, dan motivasi belajar dalam konteks kegiatan sholawat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan sholawat Al-Banjari berperan penting dalam membentuk spiritualitas peserta melalui pengalaman estetika religius yang menyentuh aspek emosional dan batin. Estetika dalam lantunan sholawat, irama rebana, dan makna syair menjadi media efektif dalam menanamkan nilai-nilai keimanan, keikhlasan, kedisiplinan, dan kebersamaan. Selain itu, nilai spiritual yang terbentuk memiliki dampak positif terhadap motivasi akademik peserta, ditandai dengan meningkatnya semangat belajar, tanggung jawab, dan kesadaran bahwa menuntut ilmu merupakan bagian dari ibadah. Dengan demikian, estetika religius dalam sholawat Al-Banjari dapat dipahami sebagai sarana transformasi nilai yang mengintegrasikan dimensi seni, spiritualitas, dan pendidikan. Kegiatan ini tidak hanya berfungsi sebagai ekspresi keagamaan, tetapi juga sebagai model pembinaan karakter dan motivasi akademik yang relevan diterapkan di lembaga pendidikan formal maupun nonformal.