Nailul Waviroh
Universitas Sembilanbelas November Kolaka

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Kasus Narkoba Di Kalangan Remaja : Regulasi, Sanksi Hukum, Dan Upaya Rehabilitasi Nur aisyah; Ade Rahmat Albar; Nailul Waviroh; Putu Meliana Putri; Nurul Walfadillah; Suci Rahmadhani; Diah Ayu; Salsabila Alhaq
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Terbit
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.35729

Abstract

Penyalahgunaan narkotika oleh remaja adalah isu sosial yang rumit dan memengaruhi berbagai aspek, seperti kesehatan, mental, hukum, serta hubungan sosial. Masalah ini semakin memburuk karena kurangnya pengawasan sosial, dampak dari globalisasi, dan mudahnya akses ke narkoba. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti faktor-faktor kriminologis yang menyebabkan remaja terlibat dalam penyalahgunaan narkoba serta menilai sejauh mana sistem hukum Indonesia menerapkan pendekatan double track system. Metode yang digunakan adalah pendekatan hukum normatif dan studi literatur, dengan mempelajari peraturan hukum, artikel ilmiah, serta data dari lembaga resmi seperti BNN. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyebab utama penyalahgunaan narkoba oleh remaja meliputi lingkungan pergaulan bebas, tekanan sosial, kurangnya perhatian orang tua, kondisi ekonomi yang tidak baik, serta kurangnya pemahaman tentang hukum dan nilai-nilai moral. Meskipun Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika telah memberikan landasan hukum yang kuat, penerapannya masih berfokus pada hukuman dan tidak cukup memprioritaskan pemulihan. Diperlukan pendekatan kriminologis dan konsep keadilan restoratif untuk mengubah cara penegakan hukum menjadi lebih manusiawi, dengan menempatkan remaja sebagai korban yang membutuhkan perlindungan dan pembinaan. Upaya pemulihan, baik secara medis maupun sosial, merupakan solusi yang efektif untuk mengembalikan remaja dari ketergantungan dan membantu mereka kembali ke lingkungan. jadi, dibutuhkan kolaborasi antara pemerintah, aparat hukum, lembaga pendidikan, keluarga, serta masyarakat dalam membangun sistem pencegahan, pengawasan, serta pemulihan yang terus-menerus, agar generasi muda tidak terpapar bahaya narkoba.
PERAN SAVI DALAM MEMBANGUN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA INDONESIA: SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Supratman supratman; Nailul Waviroh; Dina Selvia Ningsih
Batanghari Academia Journal Vol. 1 No. 2 (2026): BAJ Mei-Agustus 2026
Publisher : CV. Batanghari Academia Indonesia Kolaka (BAIK)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Critical thinking ability is an essential competence in 21st-century learning that needs to be developed through innovative learning models. This study is a Systematic Literature Review (SLR) aimed at comprehensively analyzing the effectiveness of the SAVI (Somatic, Auditory, Visual, and Intellectual) learning model in improving students' critical thinking skills across various educational levels. The SLR method was conducted following the PRISMA 2020 protocol (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses) with literature searches on four main databases: Google Scholar, DOAJ, Garuda (SINTA), and Semantic Scholar. From 520 identified articles, 30 articles met the inclusion criteria and were thoroughly analyzed. The synthesis results show that the SAVI model consistently and significantly improves students' critical thinking skills with an average effect size of 0.78 (high category) based on meta-analysis. The most influential SAVI component is the Intellectual (I) dimension that encourages reflection and problem-solving, followed by the Visual (V) dimension that strengthens conceptual representation. The novelty of this research lies in mapping the moderator variables of SAVI effectiveness, namely: educational level, subject matter, and technology integration mode, which has never been done systematically before in the Indonesian literature context. The SAVI model is recommended as a core learning strategy in the Merdeka Belajar curriculum for developing the Pancasila student profile, particularly the critical reasoning dimension.